Panduan Cara Menanam Cabe Rawit di Dalam Pot Dengan Benar!

Diposting pada

Panduan Cara Menanam Cabe Rawit di Dalam Pot Dengan Benar!_ Bila mendengar Cabe rawit siapa yang tak kenal dengan tanaman yang satu ini. Bagi anda para pecinta kuliner pedas, tentunya kalian sangatlah familiar dengan bahan makanan ini. Cabai rawit adalah buah dari tumbuhan anggota Genus Capsicum.

Banyak orang memakai cabe rawit untuk penambah rasa pedas pada masakan mereka, dengan rasa pedas yang ada pada makanan maka dipercaya bisa menambah nafsu makan serta makanan pun akan terasa lebih nikmat. Berbeda dengan Jenis Cabe lainnya, cabe rawit cenderung mempunyai ukuran lebih kecil dengan rasa yang lebih pedas jika dimakan. Buak cabe rawit sendiri berwarna hijau serta berubah warna menjadi merah saat matang.

Banyak sekali orang mencari cabe rawit, di Indonesia sendiri cabe rawit sudah menjadi bahan pelengkap wajib yang dipakai untuk bumbu ataupun sambal. Meskipun banyak sekali orang yang mencarinya, cabe rawit sangat mudah untuk diperoleh. Dipasaran, warung  pasti menyediakan cabe rawit. Tidak hanya untuk bahan pelengkap bumbu masak, ada juga kandungan gizi pada cabe rawit sehingga selalu digemari oleh masyarakat.


Kandungan Gizi Cabe Rawit

  • Vitamin C, B6, A, E dan K
  • Zat Besi
  • Kalium

Selain di atas, masih banyak sekali kandungan gizi yang ada pada cabe rawit, cuma dengan mengkonsumsinya maka dengan adanya zat gizi tersebut kalian juga akan memperoleh banyak sekali manfaat serta khasiat. Selain mudah dicari, ternyata cabe rawit mempunyai banyak sekali manfaat serta khasiat yang baik untuk kesehatan kalian. Berikut adalah khasiat serta manfaat yang bisa kalian peroleh dari cabe rawit.

Khasiat Cabe Rawit

Banyak sekali bukan khasiat dari mengkonsumsi cabe rawit?. Banyaknya khasiat yang terdapat pada cabe rawit membuat banyak orang semakin gencar memakani Meskipun rasanya yang sangat pedas. Meskipun mudah sekali kita menjumpai cabe rawit dipasaran, namun setiap tahunnya harga cabe rawit selalu naik.

  • Mempercepat metabolisme tubuh.
  • Membantu meringankan kerja jantung.
  • Mempercepat pertumbuhan rambut.
  • Meringankan serta mengatasi rasa sakit.
  • Membantu proses diet serta bisa menurunkan berat badan dengan cepat serta efektif

Kenaikan harga cabe rawitpun sangat tinggi sehingga harganya sangat mahal dibandingkan harga bumbu dapur lainnya. Bukan cuma para pedagang saja yang mengeluh sebab rugi lantaran pembeli tidak begitu banyak, namun para pembeli pun juga turut mengeluh. Dengan terpaksa mereka mengurangi jumlah takaran cabe yang dimakan. Namun bagi kalian pecinta pedas, kalian tidak butuh khawatir. kalian bisa memperoleh cabe rawit tanpa harus mengeluarkan biaya mahal. Dengan menanam cabe rawit di rumah, kalian pun tidak butuh bersusah payah untuk pergi ke pasar. Di rumah kalian bisa menanam cabe dalam pot- pot kecil. berikut adalah cara menanam cabe rawit di pot.

Baca Juga: Cara Menanam Cabe Dalam Polybag Terlengkap!!

Cara Menanam Cabe Rawit Dalam Pot

  • Pembibitan / Pembenihan Cabe Rawit

Ada dua cara dalam proses pembenihan dalam menanam cabe rawit dalam pot. Dengan membelinya di pasar benih atau mengambil dari cabe rawit yang sudah matang. Berikut adalah ulasannya :

  1. Untuk biji yang dibeli di pasar benih, kalian bisa langsung membuka kemasannya serta memilih biji yang baik untuk disemaikan.
  2. Setelah biji dipilih, rendamlah dulu dalam air selama kurang lebih 4 sampai 7 jam, hal ini bertujuan untuk menghentikan proses dormansi pada biji. Sehingga biji cabe rawit bisa bertunas dengan baik.
  3. Setelah direndam, kemudian biji dikeringkan memakai tisu. biji siap untuk disemaikan.
  4. Berbeda jika kalian memilih memakai biji cabe rawit dari buahnya. Pertama pilih buah cabe yang sudah tua dengan kondisi yang agak sedikit mongering pada ujungnya.
  5. Setelah itu keluarkan semua biji cabenya. Lalu cuci bersih serta hilangkan lendirnya. Setelah itu jemur sebentar sampai kering serta biji siap untuk disemaikan.
  6. Adapun tips memilih biji cabe rawit yang baik yaitu perhatikan biji saat direndam. Biji yang baik akan tenggelam serta yang berkualitas buruk akan mengapung. Pilihlah biji yang tenggelam.

Baca juga: Cara Menanam Cabe Rawit Secara Organik di Halaman Rumah


  • Penyemaian Cabe Rawit

Langkah berikutnya setelah selesai memilih biji cabe rawit dengan kualitas baik, lakukan lah penyemaian. Proses ini sangat penting ketika kalian menanamnya dalam pot. Cara menanam cabe rawit di pot dalam tahap penyemaian ialah:

  1. Siapkan wadah atau trai semai yang bersih.
  2. Isi wadah atau trai tersebut memakai tanah humus serta pupuk berbanding 3:1. Untuk tanah sendiri bisa kalian siapkan jauh hari sebelum memilih biji yaitu antara 4 sampai 7 hari. Pupuk yang dipakai sebaiknya ialah pupuk organic seperti pupuk kompos.
  3. Setelah alat semai siap, sebar biji cabe rawit pada alat semai.
  4. Taruhlah pada tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung, bila butuh hindarkan dari sinar matahari.
  5. Siramilah benih cabe rawit serta tunggu sampai tunasnya muncul.
  6. Untuk penyemaiannya sendiri perkirakanlah jarak biji cabe yang kalian tebar, kurang lebih antara 3x4cm atau 4x4cm.
  7. Tunas cabe rawit akan muncul dalam waktu 7 sampai 10 hari.

  • Media Tanam Cabe Rawit

Untuk alat tanam cabe rawit sendiri, kalian cuma butuh menyediakan pot- pot berukuran sedang. Selain itu adapun yang harus kalian lakukan yaitu :

  1. Siapkan tanah humus yang dicampur sekam, arang, sekam mentah, pupuk organik, bisa pupuk kompos dengan perbandingan 3:2:1:1 .
  2. Setelah campuran tanah alat tanam siap, isi pot berukuran sedang sebanyak setengah bagian.
  3. Sebaiknya alat tanam disiapkan selama 7 sampai 10 hari setal proses penyemaian sudah bertunas.
  4. Untuk pot sedang yang baik dipakai yaitu pot dengan diameter 30cm.
  5. Selanjutnya, mari memulai cara menanam cabe rawit di pot. Jika ingin mengetahui cara menyemai bibit cabe dapat klik disini.

  • Penanaman Cabe Rawit

Langkah berikutnya setelah kalian menyiapkan alat tanam, kalian bisa sesegera mungkin menanam bibit cabe rawit pada alat pot. Berikut cara menanam cabe rawit di pot:

  1. Ambil bibit cabe rawit yang mempunyai kualitas baik. Cirinya tidak ada daun yang kuning pada tunas cabe rawit serta akarnya tidak busuk.
  2. Setelah itu buatlah lubang lubang kecil pada pot berisi tanah.
  3. Tanam bibit tersebut serta tambahkan lagi campuran tanah sampai menutupi setengah bagian batang cabe rawit.
  4. Untuk proses menanam caberawit yang baik kalian bisa menanamnya di sore hari supaya mudah dalam penghitungan penyiramannya nantinya.
  5. Jangan lupa untuk menancapkan sebilah bambu untuk penunjang supaya tanaman cabe bisa berdiri lebih kokoh serta tidak mudah goyang ataupun patah jika terkena angin.

Baca juga: 7 Cara Menanam Cabe Rawit Dengan Benar Beserta Manfaatnya!


  • Perawatan Tanaman Cabe Rawit

Setelah kalian berhasil melakukan proses penanaman dengan baik serta benar, langkah selanjutnya yang harus kalian perhatikan yaitu proses perawatan pada tanaman cabe rawit. Untuk perawatannya untuk terbilang mudah, namun kalian juga harus tetap berhati- hati. Untuk memperoleh hasil panen dengan buah cabe yang melimpah walau dalam pot berikut adalah ca perawatannya.

Baca juga: Panduan Lengkap Cara Menanam Jahe Merah Dalam Polybag!


  • Penyiraman Cabe Rawit

Sama halnya ketika kalian menanam tanaman lain seperti bunga ataupun sayuran, menanam cabe rawit juga butuh penyiraman. Berikut adalah cara serta tips penyiraman supaya cabe rawit yang kalian tanam berbuah rimbun :

  1. Untuk kalian para ibu rumah tangga, kalian pastinya familiar dengan yang namanya air bekas cucian beras. Air ini sangat bermanfaat bagi kesuburan buah cabe rawit yang kalian tanam. Banyaknya kandungan mineral dalam air cucian beras sangat berguna bagi tanaman cabe rawit.
  2. Cukup siramkan air bekas cucian beras ke pot- pot cabe rawit setiap harinya pada pagi hari ketika kalian memasak nasi.
  3. Untuk sorenya, kalian cuma butuh menyiram tanaman cabe awit memakai air biasa.
  4. Secara rutin siramlah sebanyak 2 kali dalam sehari.

  • Pemupukan Cabe Rawit

Untuk merawat tanaman cabe rawit supaya tetap subur serta berbuah rimbun, maka kalian butuh sekali untuk melakukan pemupukan susulan. Pemupukan ini dilakukan setiap kurang lebih 7 sampai 10 hari. Dengan begitu pertumbuhan serta kesuburan tanaman cabe rawit kalian akan tetap terjaga.

Baca juga: Cara Membuat Pupuk Organik Padat Dari Kotoran Kambing


  • Penyiangan Cabe Rawit

Meskipun kalian tidak menanam tanaman cabe di kebun ataupun tegal, kalian juga butuh melakukan proses penyiangan terhadap tanaman cabe rawit. Namun proses penyiangan yang ilakukan berbeda sebab tanaman berada dalam pot. kalian cuma butuh membersihkan beberapa rumput yang tumbuh serta membuang daun cabe yang mongering serta layu. Lakukanlah penyiangan setiap 7 hari sekali atau kalian juga bisa melakukan penyiangan selagi memupuk supaya lebih praktis.


  • Pemberantasan Hama Cabe Rawit

Seperti tumbuhan lainnya, cabe juga mempunyai hama, hama cabe rawit yang tumbuh di dalam pot biasanya meliputi belalang serta ulat pemakan daun. Cara untuk mengatasinya :

  1. Untuk mengatasi hama ulat, kalian cukup memotong daun yang berulat memakai gunting serta membersihkan kotoran ulat supaya ulat daun tidak datang lagi.
  2. Untuk mengatasi belalang, kalian bisa menyemprotkan pestisida secukupnya atau kalian bisa menyiram daun cabe dengan air kunyit.
  3. Air kunyit mempunyai bau rempah yang khas sehingga serangga tidak akan mau mendekat.

Baca juga: 9 Jenis Hama Pada Tanaman Jagung dan Cara Pengendaliannya!


  • Panen Cabe Rawit

Cabe rawit di dalam pot tentunya berbeda dengan cabe rawit yang ditanam di kebun. Untuk tanaman cabe rawit yang ditanam dalam pot bisa dipanen kurang lebih antara 3bulan pada penanaman pertama serta 30 hari untuk panen berikutnya. Cara panen cabe rawit dalam pot :

  1. kalian bisa memanennya dengan memetik memakai gunting tanaman atau lebih praktis memetiknya memakai tangan.
  2. kalian cuma disarankan untuk memetih buah namun hindarilah untuk mencabut buah cabe rawit sebab itu akan mempengaruhi kekuatan akar yang menunjang tanaman cabe. Jika kalian memetik atau mencabutnya dengan kasar maka tanaman cabe rawit akan semakin kehilangan kekokohan akarnya.
  3. Hindari pemetikan cabe rawit yang masih telalu muda sebab blm siap petik.

Cara pemilihan buah cabe rawit yang baik yaitu cebe berwarna merah mengkilap dengan permukaan yang bersih serta mulus.

Demikian sedikit pembahasan mengenai Panduan Cara Menanam Cabe Rawit di Dalam Pot Dengan Benar!  semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare 🙂

Baca juga artikel lainnya tentang:

5 Cara Menanam Pohon Mangga Dengan Stek Dengan Benar!

4 Cara Menanam Sirih Merah Yang Baik dan Benar Serta Manfaatnya

5 Cara Menanam Semangka Didalam Polybag Yang Baik dan Benar!

Cara Menanam Bunga Anggrek di Pohon dan Perawatannya!

37 Harga Burung Lovebird Termahal Mencapai Puluhan Juta!