Cara Menanam Srikaya Agar Cepat Berbuah Lebat dan Cara Semai

Diposting pada

Cara Menanam Srikaya Agar Cepat Berbuah Lebat dan Cara Semai – Buah yang satu ini mempunyai rasa yang enak seperti sirsak, tetapi bentuknya kecil seperti jeruk agak besar sedikit. Srikaya mengandung energi sebesar 101 kilokalori, protein 1,7 g, karbohidrat 25,2 g, lemak 0,6 g, kalsium 27 mg, fosfor 20 mg, serta zat besi 1 mg. Selain itu, srikaya pun mengandung vitamin A sebanyak 0 IU, vitamin B1 0,08 mg serta vitamin C 22 mg. Hasil tersebut diperoleh dari melakukan penelitian pada 100 gram srikaya, dengan jumlah yang bisa dimakan sebanyak 58%. Dengan kandungan penting yang sangat banyak, tidak ada salahnya Bila Kalian menanam srikaya.


Cara Menanam Srikaya

  • Syarat Tumbuh Srikaya

Tanaman ini bisa tumbuh dengan baik bila mempunyai ketinggian sampai 800 mdpl dengan curah hujan antara 500-1000 mm serta suhu antara 21°C-30°C. Srikaya bisa tumbuh dengan baik Dalam tanah berpasir sampai tanah lempung berpasir yang mempunyai sistem drainase yang baik serta mempunyai derajat keasaman atau pH tanah antara 5,5 sampai 7,5.


  • Perbanyakan Tanaman Srikaya

Perbanyakan tanaman srikaya bisa dilakukan secara generatif melalui biji yang disemai Dalam lahan semai, kemudian biji akan mulai berkecambah Sesudah 2 sampai 4 minggu Sesudah semai, Sesudah bibit berusia 6 bulan maka Setelah itu bisa ditanam Dalam lahan tanam. Selain dengan cara generatif atau memakai biji, perbanyakan tanaman srikaya bisa dilakukan pun secara vegetatif seperti grafting, okulasi serta cangkok.


  • Penanaman Tanaman Srikaya

Penanaman sebaiknya dilakukan pada waktu awal musim hujan, namun apabila air irigasi tersedia maka penanaman bisa dilakukan kapan saja. Proses transplanting dilakukan waktu tanamana mempunyai ukuran antara 30 cm – 45 cm atau sudah mempunyai daun tua sebanyak 4 sampai 6 helai daun. Titik sambung tanaman sebaiknya berada antara 16 cm diatas tanah. Jarak tanam yang digunakan biasanya 3m×3m sampai 5m×5m. Sebelum proses transplanting dilakukan, jumlah daun perlu dikurangi separuhnya supaya mengurangi terjadinya penguapan. Untuk merangsang akar lateral keluar maka perlu dilakukan pemotongan ujung akar utama. Bila tanaman srikaya sudah ditanam, Setelah itu lakukan pengikatan tanaman srikaya pada ajir supaya tanaman tidak roboh karena angin. Bila perlu beri mulsa supaya penguapan berkurang.


  • Pemupukan Tanaman

Perlulah dilakukan pemupukan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman. Berikut adalah dosis pemberian pupuk sesuai dengan umur tanam:


  1. waktu tanaman berusia antara 6 bulan maka berikan pupuk NPK sebanyak 227 gram/tanaman
  2. waktu tanaman berusia 6-12 bulan maka berikan puppuk N sebanyak 6 gram, P sebanyak 10 gram serta K sebanyak 8 gram per tanaman
  3. waktu tanaman berusia antara 1 tahun maka berikan pupuk NPK sebanyak 454 gram/tanaman
  4. waktu tanaman berusia 2 tahun maka berikan pupuk NPK sebanyak 1 kg/tanaman
  5. waktu tanaman berusia 3 tahun maka berikan pupuk NPK sebanyak 2 kg/tanaman
  6. waktu tanaman berusia 4 tahun maka berikan pupuk NPK sebanyak 1,5 kg/tanaman
  7. masa tanaman berusia 5 tahun keatas maka berikan pupuk NPk sebanyak 5 kg/tanaman

Srikaya yang lagi berbuah memerlukan kalium sebanyak 2-4 kg pertahunnya. Pemberian kalium tersebut dilakukan sebelum tanaman berbunga. Selain itu, tanaman srikaya pun sensitif terhadap kekurangan zink serta boron, apabila tanaman kekurangan boron maka sebaiknya taburkan sebanyak 2 gram boraks per meter persegi lahan. Bila kekurangan zink maka bisa dilakukan dengan cara menyemprot zink sulfat heptahidrat dengan kosentrasi 0,196 serta penemprotan tersebut dilakukan setiap sekali dalam sebulan. Untuk menurunkan resiko terjadinya kecoklatan pada bagian dalam buah maka perlu dilakukan penyemprotan boron serta kalsium.


  • Penyiraman Tanaman

Untuk pertumbuhan yang optimal, tanaman membutuhkan air. Lakukan penyiraman secara rutin sebanyak 2 kali sehari yaitu pada pagi serta sore hari atau disesuaikan dengan kebutuhan tanaman.


  • Pemanenan Srikaya

Tanaman srikaya mulai berbunga Sesudah berusia antara 3 sampai 4 tahun, Buah akan bisa mulai dipanen Sesudah buah berusia antara 110 sampai 120 hari Sesudah masa pembungaan. Biasanya tanaman yang berusia 6 tahun mempunyai produksi buah sebanyak 50 sampai 60 buah per tanaman.


Cara Semai Srikaya

  • Siapkan polybag. Campurkan Alat semai yang terdiri dari tanah yang dicampur kompos atau arang sekam padi
  • Sesudah itu semaikan biji srikaya jenis apa saja. Bisa dengan jenis cultivar lokal atau biji srikaya. Saya semai antara 20 biji srikaya dalam 1 pot kalau orang lain kebanyakan semai srikaya 1 polybag satu biji saja, tapi ini berhubung saya baru coba – coba ya semua biji disemai dalam satu pot, nanti kalau sudah tumbuh dipindah 1 polybag  satu tunas atau satu biji yang tumbuh saja.
  • Biji srikaya cukup diletakan dipermukaan, Sesudah selesai meletakan semua biji srikaya, lalu taburi Alat lagi antara kedalaman biji 3 – 5 cm.
  • Letakan pot semaian di daerah yang terlindung dari sinar matahari penuh, bisa dibaweah pohon atau tempat lainnya. Tunggu antara 2 – 3 minggu biji mulai tumbuh.

Dengan mengiris jeruk nipis jadi dua bisa mengusir semut yang mengganggu semaian biji srikaya, peras, serta teteskan di sepanjang jalur yang dilalui semut atau mengelilingi pot tempat kita menyemai biji srikaya.


Cara Menanam Srikaya di Rumah

  • Pembibitan Srikaya

Hal yang perlu Kalian lakukan sebelum menanam srikaya, Kalian harus mengetahui cara yang tepat untuk pembibitan srikaya supaya bisnis budi daya menguntungkan. Untuk cara menanam srikaya bisa dua cara untuk pembibitannya, yaitu dengan cara generatif serta perbanyakan vegetatif. Sebenarnya cara tanam srikaya bisa ditanam langsung dari biji buah yang manis, akan tetapi dalam perbanyakan dengan biji srikaya akan mengalami pemecahan sifat karena biji srikaya yang bersifat heterozigot. Oleh karena itu penanaman dengan biji dari buah yang manis, ada kemungkinan akan menghasilkan buah yang tidak manis.


  • Cara Perbanyakan

Oleh karena menanam dengan biji hasilnya tidak pasti, sebaiknya Kalian menanam srikaya dengan teknik vegetatif, seperti okulasi, sambungan, serta cangkok. Biji srikaya sebenarnya tetap ditanam, tetapi hanya sebagai pembentuk populasi dalam pemuliaan atau perbaikan varietas serta sebagai batang pokok dalam perbanyakan secara vegetatif. Dengan kata lain, bibit dari biji sebagai pohon utama. Sesudah pohon cukup besar, dilakukan perbanyakan vegetatif. Cabang yang digunakan dalam teknik vegetatif harus mempunyai kualitas sama dengan tanaman induknya.


  • Ciri-ciri Bibit Vegetatif

Bibit dari vegetatif mempunyai mempunyai sifat sama bahkan identik dengan induknya. Selain itu, cepat menghasilkan buah. Bila hanya dengan biji, pohon baru akan berbuah pada umur 4–5 tahun. Sementara itu, Bila dengan bobot vegetatif akan berbuah pada umur 3–4 tahun saja. Akar tunggang pun sama kuat, kecuali untuk bibit cangkok karena berakar tunggang palsu.


  • Proses Penanaman Srikaya Unggul

Pertama, ambillah biji dari buah yang sudah matang pohon atau sudah tua. Setelah itu, cuci biji serta anginkan di tempat persemaian. Jangan sampai terkena sinar matahari secara langsung karena akan mudah mati untuk perawatan. Tanamlah biji memakai Alat di tempat persemaian Sesudah biji sudah kering. Untuk Alat tumbuh terdiri atas pupuk kandang serta campuran tanah dengan perbandingan 1:2. Pastikan kelembapan bibit di persemaian Kalian jaga dengan baik.

Sesudah tumbuh setinggi 5–10 cm pindahkan ke dalam polybag. Untuk polybag yang digunakan harus mempunyai diameter 20 cm. Alat persemaian polybag memakai campuran tanah serta kompos. Perbandingannya 1:1, atau pupuk kandang serta tanah dengan perbandingan 1:2. Buanglah bibit yang tumbuh tidak normal seperti kerdil. Bibit batang bawah dari biji akan siap dilakukan perbanyakan vegetatif Sesudah berusia 6–12 bulan.


  • Sambungan Pucuk

Pastikan Kalian sudah menyiapkan cabang entris dari pohon induk yang berbuah lebat serta unggul, serta diambil dari cabang yang daun pucuknya mendekati tua bukan yang muda. Sesudah batang bawah siap, potong batang bawah pada ketinggian 10–20 cm. Setelah itu, belah batang bawah sedalam 3 cm dari permukaan dengan silet atau pisau yang tajam. Potong cabang entris pada dasarnya serta serta beri sisa 5–15 cm dari titik tumbuh di ujung cabang. Sayat dua sisi berhadapan pada cabang entris sampai berbentuk baji atau pahat sepanjang 3 cm.

Sisipkan entris pada bijinya ke dalam celah batang bawah sehingga kedua sisi sayatan saling bersinggungan. Tutup dengan sangkup. Sesudah tampak tunas, buka sangkupnya. Jaga kondisi supaya tetap lembap sehingga pertumbuhannya normal dari bekas luka tersebut. Untuk mengurangi penguapan, kurangi daun pada batang entris. Letakkan bibit tersebut di tempat terbuka selama satu minggu supaya menyesuaikan dengan keadaan lapangan. Tanam bibit sambungan tersebut di lahan Bila mencapai ketinggian 70–100 cm. Setelah itu, Kalian harus melakukan pemeliharaan bibit supaya tumbuh dengan baik


Cara Menanam Srikaya Dalam Pot

  • Persiapan Bibit Srikaya

Memperbanyak srikaya bisa dilakukan dengan cara generatif melalui biji yang sudah disemai pada lahan, kemudian biji akan mulai berkecambah Sesudah 2-4 minggu Sesudah semai, Sesudah bibit berusia 6 bulan maka Setelah itu bisa ditanam pada lahan tanam.

Selain dengan cara generatif atau memakai biji, perbanyakan tanaman srikaya bisa dilakukan pun secara vegetatif seperti grafting, okulasi serta cangkok. Tapi Bila tidak ingin repot, Kalian bisa membeli bibit tanaman srikaya di toko tanaman.


  • Penanaman Bibit Srikaya Dalam Pot

Bila bibit sudah siap, Setelah itu bisa dilakukan penanaman. Siapkan pot berdiameter 40 cm atau disesuaikan dengan ukuran bibit yang akan ditanam. Siapkan Alat tanam berupa campuran tanah, pupuk kandang serta serbuk gergaji dengan perbandingan 2:1:1 atau bisa juga campuran tanah, sekam serta humus berbatu dengan perbandingan 1:1:1.

Bila semua sudah siap, segera lakukan penanaman. Pada bagian dasar pot diberi pecahan, batu bata atau ijuk lalu masukkan Alat tanam sampai setengah ketinggian pot, masukkan bibit ke dalam pot tepat di tengah-tengah tapi sebelumnya buka dulu pobybagnya. Sesudah itu, masukkan kembali Alat tanm sampai ketinggian 2 cm dari bibit pot tanam serta padatkan. Lakukan penyiraman serta letakkan pada tempat ternaungi selama antara satu minggu.


  • Perawatan Pot Srikaya

Penyiraman bisa dilakukan sebanyak dua kali sehari Bila musim kemarau serta dilakukan Bila Alat tanam terlihat kering waktu musim hujan. Lakukan pemupukan dengan memakai pupuk NPK setiap 3 bulan sekali serta pupuk kandang setiap 6 bulan sekali. Selain itu, berikan pula pupuk hayati setiap 2 minggu sekali. Sesudah muncul bakal bunga, berikan pupuk cair untuk bunga serta buah setiap 2 minggu sekali.

Saat bunga sudah muncul, berikan pupuk NPK serta Sesudah buah muncul, berikan pupuk cair untuk buah. Untuk mempercepat pertumbuhan bunga serta buah, lakukan pemangkasan. Pangkas batang utama tanaman, nantinya batang utama tersebut akan menghasilkan beberapa cabang primer serta pertahankan serta pelihara tiga cabang supaya a pertumbuhan tanaman maksimal.

Kemudian tiga cabang primer tersebut dipangkas sampai menyisakan cabang sepanjang 50-70 cm, pemangkasan cabang primer akan menghasilkan cabang sekunder. Dari keseluruhan cabang sekunder yang tumbuh, sisakan 3 cabang. Sesudah 3 cabang sekunder tersebut tumbuh maksimal, pangkas cabang untuk menghasilkan cabang tersier. Dalam cabang tersier nantinya bunga akan muncul serta tumbuh menjadi buah. Sesudah buah muncul, bungkus buah supaya tidak terserang hama.


  • Pemanenan Srikaya

Tanaman srikaya mulai berbunga Sesudah berusia antara 3-4 tahun, Buah akan bisa mulai dipanen Sesudah buah berusia antara 110-120 hari Sesudah masa pembungaan. Biasanya tanaman yang berusia 6 tahun mempunyai produksi buah sebanyak 50-60 buah/tanaman.

Demikian sedikit pembahasan mengenai Cara Menanam Srikaya Agar Cepat Berbuah Lebat dan Cara Semai semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare :).

Baca juga artikel lainnya tentang: