2 Cara Menanam Pohon Pinus: Membuat Bonsai dan Manfaatnya!

Diposting pada

2 Cara Menanam Pohon Pinus: Membuat Bonsai dan Manfaatnya! – Pinus ialah tanaman yang banyak ditemui di dataran tinggi yang sejuk. Pohon ini memiliki daun yang lebat serta berwujud seperti jarum. Jika dilihat dengan sekilas, pohon ini seperti kerucut dengan batang yang berkulit kasar serta memiliki sistem perakaran yang dalam serta kuat. Pohon ini diketahui bisa tumbuh dimana saja, namun tanah tumbuh yang paling baik adalah pada ketinggian antara 400-1500 meter diatas permukaan laut.

Tanaman ini membutuhkan curah hujan sebanyak 2000 mm/tahun. Pada umumnya jenis tanah apa pun dapat ditanami pinus, baik yang bertekstur sedang maupun ringan. Pinusini memiliki banyak manfaat, kayunya bisa dipakai untuk bahan bangunan, mebel, bahan baku kertas, dan tripleks. Bila pinus berusia 10 tahun sudah bisa diambil getahnya untukbahan baku gondorukem.


Cara Menanam Pohon Pinus

Kali ini kami akan menjelaskan cara menanam pohon pinus dengan lengkap, supaya lebih jelas yuk baca artikel dibawah ini dengan seksama.

  • Menanam Bibit Pohon Pinus

  1. Pilih spesies pinus yang paling bagus untuk tanah serta iklim Kalian. Beberapa tipe yang dipakai untuk landskap termasuk pinus putih, pinus jack, serta pinus Scotch. Tanya penjual mengenai lingkungan menanam Bila Kalian tinggal di cuaca atau ketinggian yang berbeda dengan tempat bibit tersebut tumbuh.
  2. Pilih diantara memakai bibit berakar terbuka atau bibit yang ditanam dalam wadah. Bibit berakar harus ditanam pada akhir musim gugur serta musim dingin, ketika pohon pinus tidak aktif. Bibit yang ditanam dalam wadah dapat ditanam kapanpun, Meskipun pada musim panas Kalian akan membutuhkan naungan serta air yang lebih untuk mencegah dehidrasi serta kerusakan karena cahaya matahari.

Kebanyakan bibit dapat disimpan selama beberapa minggu diantara 35º serta 38º F (1.7 – 3.3ºC), namun Kalian harus bertanya pada penjual Bila spesies yang Kalian beli mempunyai kebutuhan yang berbeda.

  1. Siram akar dengan sedikit serta atur ulang Bila perlu. Pastikan akar lembab sampai Kalian siap menanam, namun jagan merendam dalam air, karena ini akan mematikannya, Bila akar melingkari sisi wadah, atur ulang cabang akar dengan hati-hati supaya lebih menyebar.

Beberapa bibit dijual dalam campuran tanah yang sedikit pada akarnya. Usahakan untuk mempertahankan tanah ini pada akar sebanyak mungkin waktu mengatur.

  1. Pilih tempat yang tepat untuk menanam pohon pinus Kalian. Setiap pohon pinus sebaiknya mempunyai tempat terbuka yang luas, tanpa ada tanaman kecil di antara dasarnya serta tidak ada akar pepohonan. Pilih tempat dimana pohon akan terkena cahaya matahari langsung pada waktu yang lebih dingin.

Bila Kalian tidak dapat menanam pohon pinus di tempat yang bernaung pada sisi barat, ada instruksi untuk menciptakan naungan matahari di bawah.

Campuran pasir serta tanah liat paling bagus untuk pohon pinus, namun Kalian seharusnya cuma perlu mencampurkan organik yang sesuai seperti sphagnum Bila tanah berbentuk tanah liat yang padat.

Pilih tempat dengan tanah yang mudah terkuras. Lubang berukuran dalam 30cm yang diisi air seharusnya terkuras dengan mudah dalam 12 jam. Bila tidak, Kalian mungkin harus memasang penguras.

  1. Pilih hari yang baik untuk menanam. Jangan tanam pohon waktu kondisi berangin, kering, atau diatas 85ºF (30ºC). Tanah seharusnya tidak mengandung air atau es waktu menanam, serta tidak panas.

Gali lubang yang lebih besar dari akar serta isi bagian bawah dengan bunga. Lapisan paling atas dari tanah berkualitas paling tinggi, jadi isi bagian bawah lubang dengan beberapa inci (antara 10cm) dengan bunga tanah se sudah menggali lubang Kalian. Pastikan untuk menggali lubang cukup besar supaya akar tetap cukup di dalamnya se sudah menambahkan bunga tanah.

Peringatan: Hubungi perusahaan utilitas Kalian untuk mencari tempat garis bawah tanah sebelum menggali lubang bawah tanah.

Usahakan untuk menanam pohon pada level yang sama seperti asalnya. Bila Kalian tidak yakin, lebih baik untuk menanam pohon terlalu tinggi dari pada terlalu rendah.

Lepaskan wadah atau karung dari bibit. Meskipun kantung atau bahan mudah diuraikan lainnya tidak perlu dilepaskan dari tanaman, melepasnya dengan perlahan memberikan bibit kesempatan yang lebih baik untuk tumbuh.

Letakkan akar pohon pinus dengan hati-hati di bawah serta tutupi dengan tanah. Isi lubang lagi sesudah menanam, menepuk tanah longgar secara rutin dengan pegangan sekop Kalian, tidak dengan kaki Kalian. Isi lubang sampai rata dengan tanah di antara nya, atau sedikit lebih rendah Bila iklim sangat kering, supaya air dapat mengalir ke akar.

  Mempunyai seseorang yang membantu menegakkan pohon sambil Kalian mengisi lubang Bila perlu.

  1. Tonggakkan cuma Bila pohon tidak dapat menahan dirinya. Menonggak bibit pohon pinus cuma diperlukan di tempat yang sangat berangin. Bila menurut Kalian pohoh pinua beresiko diterbangkan angin, pakai satu atau dua tonggak yang terpasang tali atau pengikat, serta tinggalkan tuang yang cukup supaya pohon dapat bergoyang. Jangan memutar kawat langsung pada pohon.
  2. Lindungi pinus muda dari panas matahari. Kalian mungkin harus memberikan pelindung matahari pada pohon pinus Kalian dengan memakai terpal atau lembaran dari kayu lapis bercat. Menanam dilindungi yang terdapat pohon atau bangunan lain merupakan pilihan yang praktis. Lindungan seharusnya ada di bagian barat pohon, dimana matahari bertempat pada waktu yang paling panas.

  • Memelihara Bibit Pohon Pinus

  1. Letakkan mulsa di antara pohon dengan rutin. Kepingan kayu murah serta bekerja dengan baik untuk pohon pinus. Letakkan sedalam beberapa inci di antara pohon, meninggalkan ruang melingkari batang pohon.

Meskipun mulsa seharusnya membantu mengatasi rumput liat serta menyediakan kondisi tumbuh yang baik, Kalian sebaiknya mencabut rumput atau tanaman lainnya di dekat dasar pohon Bila ada. Jangan paka penghalang plastik di bawah mulsa. Pohon membutuhkan air serta udara yang dapat melewati mulsa.

  1. Air dibutuhkan bergantung pada tipe pinus, kondisi cuaca, serta tanah. Dari pada mengikuti satu panduan menyiram tanpa variasi, Kalian seharusnya memperhatikan kelembaban tanah di antara pohon Kalian. Berikut beberapa tips:

Tanah yang terasa lembab serta tetap padat waktu dicungkil seharusnya tidak disiram, karena menyiram dengan berlebihan dapat menyesakkan akar. Siram cuma Bila tanah sebagian besar kering serta hancur, sampai terasa lembab kembali.

Siram lebih banyak pada musim gugur supaya pohon siap untuk musim dingin. Siram lebih banyak pada waktu cuaca kering pada musim dingin untuk melindungi pohon muda dari kekeringan, yang waktu berbahaya waktu pohon mengharapkan musim yang basah.

  1. Lindungi pinus muda dari hewan. Pelindung matahari kayu lapis dapat menjadi pengusir hewan pun. Namun, Bila Kalian tinggal di tempat dengan kijang atau hewan liar besar lainnya, Kalian mungkin membutuhkan pipa plastik atau pagar ayam kawat mengelilingi bibit.
  2. Lindungi pohon muda dari hama. Pohon pinus dapat menarik beragam serangga seperti kumbang, kumbang pengorek batang, serta kumbang gergaji yang menyebarkan nematoda kayu pinus. Hama ini dapat membunuh pohon serta menyebabkan kerusakan berat. Oleh karena itu, ambil langkah untuk melindungi pohon pinus Kalian.

Banyak serangga dapat dikontrol secara kimiawi memakai semprotan insektisida serta fungisida. Penyiraman insektisida  perlu diberikan beberapa kali untuk membunuh serangga seluruhnya karena larva yang hidup di bawah kulit pohon tidak terpengaruh. Kalian pun dapat menolak serangga dengan memberikan perawatan yang baik. Melindungi  kesehatan pinus seperti, karena serangga jarang menyerang pohon muda yang sehat.

Tanamlah penus di tanah yang berukuran sedang untuk merangsang pertumbuhan akarnya. Selain itu, periksalah tanaman sering-sering serta potong bagian atau ranting yang layu atau mati. Menanam pohon pinus bersama atau di bawah pohon kayu keras dapat melindunginya dari serangan kumbang pinus gunung Dendroctonus. Terkadang menebang pohon yang sudah rusak dan rentan terhadap serangan hama adalah pilihan terbaik. Pastikan untuk menebang dan menghancurkan pohon yang mati akibat serangan serangga.

  1. potong ranting yang mati atau berpenyakit saja. Memangkas untuk mengarahkan pertumbuhan tidak dibutuhkan untuk pohon pinus serta dapat memperlambat pertumbuhnnya. Potong ranting mati atau berpenyakit pada jarak yang pendek dari batang, meninggalkan lingkaran “leher ranting” di antara ranting serta batang.

  • Menanam Pohon Pinus dari Benih

  1. Ketahui waktu yang dibutuhkan untuk melakukan cara ini. Menanam pohon pinus dari benih dapat menjadi proses yang panjang serta penuh tantangan. Kalian harus memperoleh benih dari biji pinus yang matang, biasanya pada musim gugur. Bergantung pada spesies serta iklim, Kalian mungkin harus mempersiapkan benih selama 30-60 hari seperti yang dijelaskan di bawah sebelum menanam dalam pot. Mereka akan tumbuh dengan perlahan, serta mungkin menghabiskan waktu lebih dari setahun sebelum dapat ditanam diluar tanpa beresiko mati.

Meskipun kebanyakan biji pinus matang antara bulan Agustus serta Oktober, beberapa spesies seperti pinus Scotch tetap dapat dipakai sampai bulan Maret. Iklim lokal Kalian pun akan menjadi faktor. Baca deskripri biji pinus matang supaya Kalian tahu apa yang harus dicari.

  1. Kumpulkan biji pinus besar. Biji pinud tersedia dalam dua variasi: biji jantan kecil serta biji betina besar. cuma biji betina yang memproduksi benih. Pilihlah biji pinus yang berukuran besar dengan sisik yang tidak terbuka sepenuhnya. Bila sisik tersebar, ia mungkin sudah melepaskan benihnya.

Kalian dapat mengambil biji yang terjatuh atau memetiknya dari pohon dengan memutar serta menariknya dari ranting. Biji pinus betina biasanya pada bagian atas pohon, jadi Kalian mungkin memerlukan tangga atau tongkat berkait. Pilih biji pinus yang berwarna coklat atau keunguan, karena biji yang hijau tidak matang serta belum memproduksi benih yang berguna. Pinus yang sudah menghasilkan banyak biji memungkinkan untuk memproduksi benih yang berguna.

  1. Letakkan biji tersebar pada permukaan yang kering serta hangat. Letakkan di tempat yang terdedah cahaya matahari, Bila memungkinkan, serta biarkan mengering supaya sisi terbuka serta Kalian dapat meraih benih. Kalian dapat menghangatkan ruangan untuk mempercepat, namun jangan sampai lebih dari 113ºF (45ºC).

Keluarkan benih. Tiap sisik biji pinus seharusnya mengandung satu atau dua benih di bawahnya, terkadang melekat pada “sayap” tipis untuk menangkap angin. Goncangkan biji pada baki dengan jaring atau kain keras berukuran ½ inci (1.25 cm); benih seharusnya terjatuh keluar dari biji serta melalui jaring. Goncangkan di atas kain terpal untuk mengumpulkan benih dengan mudah sudah nya. Gunakan pinset untuk mengeluarkan benih yang sulit, atau Bila Kalian cuma mengumpulkan sedikit biji.

  1. Letakkan biji di wadah bening yang terisi air selama 24-48 jam. paka air bersuhu ruangan. Selain menyediakan air pada benih selagi tumbuh, ini pun menunjukkan benih mana yang dapat dipakai. Benih yang penuh serta dapat dipakai akar tenggelam ke bawah wadah. Benih yang kosong serta tidak dapat dipakai akan mengapung ke atas.

Potong serta buka satu atau dua benih mengapung yang paling besar untuk melihat apakah benar-benar kosong. Bila penuh, tunggu benih lainnya tenggelam. Buang benih yang mengapung pada akhir proses ini. Benih tersebut tidak dapat dipakai. Pada operasi yang besar, terkadang membutuhkansekantung benih diletakkan pada air yang mengalir, ini baik untuk menghilangkan spora berjamur yang dapat menyebabkan infeksi. Ini sulit dilakukan dirumah, namun Kalian sebaiknya mempertimbangkan untuk mengganti air tiap 12 atau 24 jam.

Tentukan apakah benih akan disimpan sebelum ditanam. Benih pinus segar yang diperoleh pada musim gugur dapat langsung ditanam. Namun, lingkungan khusus dapat mempercepat proses bertunas pada biji segar serta mengurangi kemungkinan benih Kalian tidak aktif pada waktu ditanam. Penyiraman ini untuk mengkofi kondisi iklim yang ideal disebut stratifikasi. Spesies pohon pinus yang berbeda akan bertahan lebih baik pada kondisi yang berbeda-beda. Identifikasi spesies Kalian pada buku atau situs web identifikasi pohon daerah Bila mungkin, serta lihat berapa lama waktu yang dihabiskan untuk stratifikasi. Bila tidak dapat, cara di bawah seharusnya berhasil selama Kalian memeriksa perkembangan benih dengan rutin.

Secara umum, pinus yang tumbuh pada iklim hangat di selatan (namun tidak pada ketinggian yang tinggi) tidak membutuhkan atau cuma sedikit membutuhkan stratifikasi sebelum ditanam serta dapat disimpan di tempat kering pada suhu ruangan, dimana pinus dari iklim yang lebih lembab serta dingin tidak dapat tumbuh tanpa periode yang dingin serta lembab.

  1. Buat bibit yang sedikit, simpan di paper towel yang lembab. Bila Kalian cuma mempunyai 1-2 genggam benih atau lebih sedikit, cara ini mungkin paling mudah. Susun paper towel hingga susunannya setebal 1/8 hingga ¼. Teteskan air secukupnya untuk melembabkan tiap tempat paper towel, lalu pegang secara vertikal pada satu ujung sampai air yang berlebihan terkuras. Taro benih pada satu sisi paper towel pada satu lapisan, lalu lipat sisi lainnya diatas benih. Masukkan serta segel dalam ziplock atau kantung plastik serupa lainnya serta simpan dalam kulkas pada suhu antara 41ºF (5ºC).

Kalian mungkin mau meletakkan sedotan tebal atau pipa tipis lainnya untuk memberikan sedikit penukaran udara dengan bagian luar, untuk memastikan lingkungan mempunyai kadar oksigen yang cukup.

  1. Buat bibit jumblah banyak, simpanlah dalam kantung kain katun. Apabila proses perendaman sudah selesai, langsung saja letakkan setengah pon benih atau kurang pada sekotak kain katun atau bahan berjaring halus lainnya serta ikat menjadi kantung. Gantung kantung serta biarkanlah air yang luber terkuras selama satu menit. Kemudian ikat kantung plastik yang berukuran lebih besar dalam leher kain katun supaya air dapat terus terkuras tanpa merendam benih. Gantung dalam kulas Kalian pada suhu kurang lebih 41ºC (5ºC).
  2. Periksa benih Kalian tiap minggu sebelum bertunas. Benih yang mulai bertunas akan pecah serta terbuka lalu mulai menumbuhkan akar. Bergantung pada spesies serta individu benih itu sendiri, ini dapat menghabiskan waktu dari 3 minggu sampai 2 tahun, Meskipun Kalian tidak perlu menyimpan benih selama itu sebelum menanamnya.

Untuk bibit yang tidak tumbuh setelah jelang beberapa minggu, Kalian dapat membantu dengan mengeringkannya, kemudian mengulang perawatan. Bila musim penanaman sudah berakhir serta Kalian ingin menyimpan benih untuk tahun depan, keringkan permukaan namun biarkan benih sedikit lembab, lalu simpan di kulkas. Periksa secara rutin untuk memastikan tidak bertunas.

  1. Tanam benih dalam pipa atau pot dengan campuran penanam pohon pinus. Pohon pinus sangat lemah melawan infeksi serta hewan pengerat waktu ditanam diluar. Kalian coba untuk mencari pipa untuk menanam pinus, karena ini paling baik untuk mendukung pertumbuhan struktur akar panjang yang akan menahan pohon. Bila tidak, pot tanaman kecil biasa pun dapat dipakai.

Dari pada memakai tanah, paka campuran penanam, atau buat campuran Kalian sendiri memakai 80% kulit pohon pinus serta 20% gambut. Bila meletakkan tanaman di dalam ruangan, pastikan pot berada di meja yang tinggi supaya tidak mudah dijangkau tikus.

  1. Pelihara bibit Dengan daya matahari serta air yang cocok, penus seharusnya siap untuk dipindahkan ke pot yang lebih tinggi setelah 1 atau 2 tahun, bergantung pada spesies.

Dengan sinar matahari yang banyak pinus akan tumbuh dengan baik, namun bibit muda rentan pada kerusakan pada waktu paling panas. Letakkan bibit ditempat yang bernanung pada siang hari, seperti dekat jendela yang menghadap timur. Pastikan bibit lembab namun tidak terendam. Pindahkan bibit dengan hati-hati ke pot yang lebih besar sesudah mencapai 2 inci (5cm) pada pipi “multi pot” paling kecil, atau sesudah mencapai 4-6 inci (antara 10-15 cm) dalam pipa atau pot berukuran sedang


Membuat Bonsai Pinus

Karena pinus mempunyai banyak keunikan serta keindahan, maka tanaman ini sekarang menjadi salah satu pilihan bagi para pencinta tanaman hias untuk Menanam kan sebagai Bonsai Pinus yang eksotik. Ada beberapa tahapan proses yang harus Kalian lakukan Bila ingin Menanam penus menjadi salah satu koleksi bonsai di rumah Kalian.


  • Persiapan Bakalan Pinus

Untuk bakalan bonsai pinus ini, Kalian dapat memperoleh nya dengan mudah di tempat Menanam atau tempat penjualan bibit tanaman pinus. Sesudah Kalian memperoleh bakalan yang cocok sesuai selera Kalian, maka selanjutnya persiapkan alat tanam untuk bonsai.

Untuk alat tanam yang bagus untuk bonsai pinus adalah sebagai berikut;

  1. 3 bg pasir dengan ukuran 1 – 2 mm
  2. 1 bg tanah yang sudah digemburkan serta tidak boleh memakai tanah liat.
  3. 1 bg humus atau kompos atau pupuk kandang.

Semua bahan tersebut kemudian dicampur rata, se sudah itu baru bakalan pinus ditanam.


  • Tahapan Se sudah Penanaman

  1. Sesudah bakalan bonsai pinus ditanam dalam pot, selanjutnya ikatkan batang pinus dengan erat pada pot supaya tidak mudah goyah.
  2. Karena masa awal penanaman bakalan pinus merupakan masa dimana akar pinus belum menyatu dengan alat barunya sehingga belum berfungsi dengan normal.
  3. Se sudah diikat maka letakkan bonsai pada tempat yang teduh namun tetap terkena sinar matahari secara tidak langsung.
  4. Lakukan penyiraman sampai airnya keluar dari lubang dibawah pot. Penyiraman ini berpengaruh pada bentuk daun.
  5. Intensitas penyiraman sebaiknya sesedikit mungkin. Lakukan proses ini selama kurang lebih 2 minggu.
  6. Biasanya sesudah jangka waktu 2 minggu, maka pohon akan terlihat mulai tumbuh, baik tunas maupun daunnya.
  7. Bila sudah demikian, waktu nya tanaman ini untuk terkena sinar matahari langsung dalam waktu yang lebih lama.

  • Cara Perawatan Pinus

  1. Satu hal penting supaya bonsai pinus yang Kalian Menanam kan berhasil membentuk bonsai yang indah adalah perawatannnya.
  2. Maka salah satu jenis perawatan yang wajib dilakukan adalah pemangkasan.
  3. Pemangkasan ini bertujuan supaya bentuk daun yang dihasilkan dapat jauh lebih kecil dari ukuran normalnya.
  4. Pemangkasan yang dimaksud bukan cuma menggunting daun, namun harus melakukan pemotongan cabang serta ranting supaya daun bonsai menjadi kecil.

Berikut ini beberapa tips memangkas daun bonsai pinus;

  1. Pemangkasan tidak menghabiskan semua cabang serta ranting namun cuma sampai panjang cabang serta ranting yang tersisa 3 – 4 helai daun.
  2. Karena Bila sampai di potong habis maka akan mengakibatkan bonsai mati.
  3. Pemangkasan hendaknya cuma dilakukan pada cangkang serta ranting yang tua serta warnanya tidak hijau lagi serta daun yang sudah berukuran besar. Pemangkasan bonsai pinus sebaiknya cuma dilakukan 2 kali dalam setahun
  1. Hendaknya penyiraman dilakukan sesedikit mungkin supaya proses penguapan lebih sedikit serta akhirnya memaksa daun menyesuaikan keadaan tersebut. Penyesuaian ini pada akhirnya akan membuat ukuran daun bonsai pinus menjadi lebih kecil.
  1. Sebaiknya paka pun alat tanam pasir yang mempunyai ukuran 3 mm supaya mengurangi penyerapan air didalamnya.
  2. Selanjutnya tempatkan bonsai pada tempat yang terkena sinar matahari secara langsung.

Terakhir, untuk menjaga supaya bonsai pinus tersebut terhindar dari hama serta penyakit maka lakukan pencegahan melalui penyemprotan secara berkala dengan memakai obat anti hama maupun anti jamur.


Manfaat Pohon Pinus

Menanam pinus tergolong mudah, karena pohon pinus mempunyai sifat agresif serta invasif sehingga sangat mudah tumbuh. Hal ini sangat menguntungkan bagi para pengusaha industri, karena hampir seluruh bagian pinus, seperti batang kayu, kulit, getah, serta daun mempunyai khasiat ekonomis.

Beberapa manfaat pohon pinus, antara lain:

  • Bahan Baku Furniture Kayu pinus mempunyai kualitas yang baik serta struktur serat kayu yang halus, sehingga mudah diolah serta dijadikan produk meubel.
  • Bahan Baku Kertas serta Alat Tulis Sifat kayu pinus yang halus dengan tingkat kepadatan serta kerapatan yang rendah, membuat kayunya mudah dihancurkan serta diproses menjadi kertas serta pensil.
  • Bahan Baku serta Pelarut Industri – Getah pinus dapat dipanen untuk kemudian diolah menjadi terpentin gondorukem. Proses pengolahan tersebut melalui tahap penyulingan serta distilasi, sehingga menghasilkan fraksi padat (gondorukem) serta fraksi cair (terpentin). Kedua fraksi tersebut mempunyai khasiat sebagai bahan sizing produk industri, seperti ban, sabun, tinta, serta lain sebagainya. Sementara itu, fraksi terpentin dipakai sebagai bahan pelarut cat serta cairan desinfektan, seperti wipol, serta dipakai sebagai aroma terapi.
  • Bahan Baku Kerajinan serta Peralatan – Sama halnya dengan furniture, sejumlah barang kerajinan tangan, seperti miniatur mainan, aksesoris, sumpit, serta korek api merupakan hasil olahan dari kayu pinus.
  • Bahan Baku Peti Kemas – Peti kemas yang sering dipakai untuk distribusi eksport import, biasanya memakai palet atau packing kayu yang terbuat dari kayu pinus.
  • Bahan Pencampur Pupuk – Ekstrak daun pinus yang mengandung kalium dapat dipakai untuk bahan campuran pupuk. Ekstrak daun pinus pun dapat diolah menjadi bioherbisida guna mengatasi pertumbuhan gulma yang berlebihan.

Manfaat Pinus Untuk Kesehatan

Selain menjadi bahan dasar berbagai produk industri, pohon pinus pun mempunyai khasiat bagi kesehatan tubuh manusia. Meski tidak secara spesifik menyembuhkan penyakit tertentu, namun bagian dari pohon pinus sangat baik untuk proses terapi pengobatan serta menjaga kesehatan, seperti:

  • Sumber Vitamin C serta Antioksidan – Kulit serta daun pohon pinus mengandung flavanoid. Senyawa ini mempunyai sifat antioksidan serta mengandung vitamin C. Selain baik untuk kesehatan, dapat dipakai dipakai untuk bahan produksi industri kecantikan. Selain itu, ekstrak daun pinus pun menghasilkan senyawa pycnogenol yang merupakan salah satu bahan baku produk suplemen serta obat nyeri.
  • Pengobatan Gangguan Pernapasan – Industri herbal banyak yang memakai ekstrak pohon pinus untuk diolah menjadi essential oil (EO). Minyak esensial ini dapat dipakai sebagai terapi kesehatan untuk gangguan pernapasan, seperti bronkitis, sesak napas, sinus, serta lain sebagainya. Menggunakannya dengan mencampurkan EO pinus dengan air hangat, kemudian uap campuran tersebut dihirup.
  • Pereda Nyeri Otot – Selain untuk mengobati gangguan pernapasan, minyak esensial pinus pun dapat mengobati nyeri otot. Cara pengobatannya adalah dengan mengoleskan EO pada otot yang nyeri. Namun perlu diingat, sebaiknya melakukan patch test, yaitu tes alergi atau iritasi kulit dengan mengoleskan sedikit minyak pada tempat yang akan dilakukan perawatan, kemudian tunggu selama 24 sampai 72 jam supaya tau bila kulit bereaksi buruk terhadap minyak pinus.
  • Pereda Stres – Pinus dapat dipakai untuk aroma terapi. Ini dilakukan dengan berjalan-jalan di daerah hutan pinus. Selain pemandangan hijau yang menyejukkan mata, otak pun akan memperoleh cukup oksigen bersih, sampai dapat mengurangi stres.

Demikian sedikit pembahasan mengenai 2 Cara Menanam Pohon Pinus: Membuat Bonsai dan Manfaatnya! semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare :).

Baca juga artikel lainnya tentang: