6 Cara Menanam Pohon Kelengkeng Dalam Pot Dengan Benar Lengkap

Diposting pada

6 Cara Menanam Pohon Kelengkeng Dalam Pot Dengan Benar Lengkap -Buah lengkeng adalah salah satu buah yang paling populer karena rasanya segar dan manis. Buah jenis ini juga sangat dihargai oleh petani karena tingginya harga jual.

Lengkeng tidak hanya ditanam langsung di tanah, tetapi juga bisa ditanam dalam pot, sering disebut pot tabu, dan mudah ditanam sehingga Anda bisa melakukannya sendiri.

Namun, sebelum Anda mulai menanam, Anda perlu mengetahui jenis lengkeng setelah tempat pertumbuhan, apakah itu dataran tinggi atau dataran rendah. Untuk informasi lebih lanjut, lihat artikel kami sebelumnya Jenis Lengket berdasarkan Tempat Pertumbuhan.

Jika Anda tertarik menanam lengkeng dalam pot untuk berbuah cepat.Baca artikel kami dibawah ini dengan seksama.


Cara Menanam Pohon kelengkeng Dalam Pot

  • Pemilihan Bibit

Bibit tanaman sangat penting untuk tingkat keberhasilan tabulo pot. Ada dua jenis benih tanaman, yaitu biji dari hasil perbanyakan generatif (dari biji) dan biji dari perbanyakan vegetatif (okulasi, okulasi dan okulasi).

Lebih baik menggunakan bibit perbanyakan vegetatif untuk budidaya tabu. Kelebihan bibit vegetatif yang memiliki sifat nabati dapat dideteksi karena cocok dengan sifat induknya. Ini membuat kesuksesannya lebih mudah ditebak. Benih perbanyakan vegetatif juga berbuah lebih cepat.

Pilih benih yang kita tahu memiliki sifat, sehat, dan bebas dari hama dan penyakit tanaman. Untuk memastikan ini, bibit biasanya memiliki sertifikat dari komunitas atau lembaga tepercaya.


  • Pemilihan Pot

Memilih pot sebagai wadah membutuhkan perencanaan jangka panjang. Anda bisa menggunakan tong, plastik, kantong tanaman atau semen yang dituangkan. Sesuaikan pot dengan ukuran benih yang akan ditanam. Gunakan pot dengan tinggi lebih tinggi dan diameter lebih besar, semakin tinggi bibit yang akan ditanam.

Misalnya, gunakan biji lengkeng dengan tinggi 30 hingga 40 cm dalam pot dengan diameter 40 hingga 50 cm.

Saat memilih pot, sangat penting untuk memastikan bahwa pot memiliki lubang di bagian bawah di mana sisa air dikeringkan setelah disiram, sehingga akar tidak terendam.

Wadah Tabulampot lengkeng yang baik harus memiliki kaki atau bagian bawah yang memisahkan bagian bawah pot dari bagian bawah. Ini penting untuk drainase dan memudahkan pemantauan agar akar tanaman tidak menembus tanah. Bila pot kalian tidak mempunyai kaki, pakailah batu bata atau sejenisnya untuk mengganti kaki pot.


  • Media tanam

Kondisi untuk media tanam Tabulampot yang perlu menyimpan air dan memberikan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman.

Media tanam yang umum digunakan meliputi campuran tanah, kompos dan arang sekam dengan komposisi 1: 1: 1. Bisa juga berupa campuran tanah, pasir, pupuk kandang dan sekam padi dengan komposisi 1: 1: 1: 1 Untuk mengurangi biaya, gunakan bahan baku yang biasanya ditemukan di daerah tersebut.

Kotoran yang digunakan lebih baik menggunakan kotoran kambing / domba yang memiliki kandungan fosfor lebih tinggi.


  • Penanaman

  1. Siapkan bahan untuk media tanam, ayakan kerikil di dalamnya dan buang. Campur bahan-bahan secara merata.
  2. Sebelum menempatkan media nutrisi ke dalam pot, letakkan potongan ubin atau Sterofoam di bagian bawah pot, hanya satu lapisan dengan tinggi 5 cm. Anda juga bisa menambahkan lapisan serat kelapa atau serat kelapa.
  3. Kemudian isi media tanam yang disiapkan hingga setengah tinggi pot.
  4. Untuk mengurangi penguapan, potong beberapa daun atau batang dari biji tanaman.
  5. Buka kantung benih tanaman dengan hati-hati, letakkan tepat di tengah pot dan tempatkan tanaman agar tegak / tidak miring.
  6. Biarkan media tanam mengeras di sekitar pangkal batang, pastikan tanaman didukung, dan kemudian bilas dengan air untuk mempertahankan kelembaban.
  7. Simpan tabulampot di tempat teduh untuk menyesuaikan. Siram setiap pagi atau sore. Setelah seminggu, letakkan lampu tabular di luar ruangan.

  • Pemeliharaan

  1. Penyiraman

Tanaman lengkeng di pot tidak dapat menemukan airnya sendiri karena akarnya tidak dapat menyebar keluar dari pot. Oleh karena itu perlu disiram agar kebutuhan air terpenuhi dan kelembaban tanaman dipertahankan sehingga pertumbuhan dapat terjadi dengan baik.

Berikan air yang cukup untuk menghindari membanjiri pot terlalu sedikit.

Di musim kemarau, penyiraman dilakukan setiap hari, pagi atau sore hari. Penyiraman hanya dilakukan pada musim hujan jika media hara terlihat kering. Irigasi dengan selang atau pipa air.

Selain kebutuhan tanaman lengkeng dalam air pot, sinar matahari yang cukup juga diperlukan untuk melaksanakan proses fotosintesis secara optimal setidaknya 5 jam sehari.


  1. Pemupukan

Aplikasi pupuk bulanan merupakan langkah penting dalam budidaya tanaman lengkeng. Gunakan pupuk kambing atau domba di bulan pertama dan NPK 16-16-16 bulan berikutnya.

Selain pemupukan dengan menyemprotkan stimulan pertumbuhan / PGR, aplikasi PGR juga dapat disemprotkan langsung ke tanaman tanpa perawatan tambahan.


  1. Pemangkasan

Potong lengkeng tabu dalam pola 1-3-9. Cabang utama dipelihara hanya satu dengan panjang 75-100 cm, sedangkan cabang utama adalah 3 cabang dan 9 cabang sekunder. Cabang primer dan sekunder harus sepanjang 30-50 cm sehingga lampu tabular memiliki bentuk atap yang stabil.

Jika Anda memangkas cabang sekunder, tunas baru akan muncul sebagai cabang tersier, dan bunga komposit akan muncul yang akan berubah menjadi buah.

Pangkas juga kuncup air, ranting yang tidak produktif, ranting kering dan ranting yang ada di tempat teduh sehingga sinar matahari dapat menembus secara merata ke dalam kanopi tanaman dan melakukan fotosintesis di sana.


  1. Perundukan

Ikuti ini dengan menarik salah satu cabang sekunder yang sehat ke bawah dengan kawat. Tambahkan serat kelapa di antara cabang dan kawat untuk menghindari cedera akibat goresan pada kawat. Bunga-bunga muncul beberapa minggu setelah persidangan.


  1. Mengganti Media Tanam

Setelah waktu tanam yang lama, media tanam pada tanaman Longan harus diganti sehingga media tanam tidak menjadi keras. Pertukaran biasanya terjadi setelah sekitar 6 bulan.

Jika Anda tidak ingin mengganti media, Anda bisa melakukannya dengan mengoleskan pupuk ke tanah.


  1. Pencangkokan

Jika tanaman lengkeng telah tumbuh dan menghasilkan buah, itu berarti tanaman lengkeng sudah cukup tua dan dapat dicangkok.

Pencangkokan bertujuan untuk menanam benih baru sehingga mereka menjadi lebih banyak.


  • Masa Panen

Panen lengkeng harus dilakukan dengan benar agar tanaman lengkeng terus berbuah. Jika tidak, bisa jadi sulit membawa tanaman buah.

Cara panen yang tepat dapat dilakukan dengan memotong batang dan tidak hanya memetik buah, karena diyakini bahwa metode ini akan menjaga lengkeng agar terus membawa banyak buah di musim berikutnya.

Demikian sedikit pembahasan mengenai 6 Cara Menanam Pohon Kelengkeng Dalam Pot Dengan Benar Lengkap semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare 🙂

Baca juga artikel lainnya tentang:

20 Jenis Cabe Yang Ada di Dunia Pedasnya Luar Biasa WOW!!!

6 Panduan Lengkap Cara Menanam Brotowali dan Manfaat Brotowali

7 Cara Ternak Kroto Dengan Media Paralon Untuk Pemula Jos!

41 Umpan Jitu Ikan Lele: Galatama, Harian, Umpan Alami, Super

Cara Menanam Srikaya Agar Cepat Berbuah Lebat dan Cara Semai