Cara Menanam Jagung Manis di Musim Kemarau

Cara Menanam Jagung Manis di Musim Kemarau

Diposting pada

Cara Menanam Jagung Manis di Musim Kemarau – Menanam jagung manis tidak sulit, terutama jika dilakukan di musim kemarau. Ketika jenis tanaman lain seperti beras tumbuh dalam cuaca panas, itu akan meningkatkan peluang layu dan mati, sementara jagung manis  akan benar-benar tumbuh secara optimal. Untuk alasan ini, sebanyak mungkin tidak dilakukan di musim hujan karena jagung manis  tidak cocok dengan kondisinya. Hujan yang dibutuhkan hanya sekitar 100 hingga 200 mm per bulan, dan jika belum pernah hujan, itu membutuhkan irigasi yang secara rutin dan hanya cukup. Bagaimana Anda menanamnya? Selanjutnya kita akan membahas cara menanam jgung manis di musim kemarau.


Cara Menanam Jagung Manis di Musim Kemarau

  • Menyiapkan Lahan

  1. Tanah harus memenuhi kriteria berikut, meskipun jagung manis dapat tumbuh dalam berbagai kondisi tanah.
  2. Tanah yang akan digunakan memiliki kondisi tanah yang baik. Tanah kering dan berpasir masih dapat ditanam selama itu tidak benar-benar tandus dan tidak ada tanaman yang ditumbuhi lagi.
  3. Namun, perkembangan akan membutuhkan nutrisi dan infiltrasi air yang cukup. Tanah longgar dan subur tetap menjadi pilihan terbaik untuk menanamnya.
  4. Bersiaplah dalam posisi yang dapat terpapar sinar matahari secara langsung dalam intensitas besar.
  5. Bersihkan area di sekitar lubang.
  6. Digangi tanah sekitar 25-30 cm. Jika Anda ingin membuat beberapa lubang, maka di antara lubang lain harus diberi jarak sekitar 25 cm juga.
  7. Jika tanah terlalu asam, ia memiliki pH di bawah 5, Anda harus melakukan 1 ton / ha kasta untuk menetralisir.
  8. Istirahatkan lubang dan juga campuran pupuk dengan tanahnya sekitar 1-2 minggu, untuk menyebar dan mematikan hama atas paparan sinar matahari langsung.
  9. Buat drainase sekitar 4 meter dari tanah untuk mencegah air bernyanyi.

  • Menyiapkan Benih yang Berkualitas

Benih yang dipilih harus memenuhi syarat karena akan menentukan keturunan nanti. Perhatikan bahwa jagung manis  memiliki berbagai varietas jadi jangan campur saat menanamnya. Pilih benih dari tongkol besar dan sehat dan dibahas dalam benih penuh dan lurus. Anda dapat membeli benih yang dijual di toko pertanian terdekat ketika kebingungan ketika memilih diri mereka sendiri. Penanaman tidak dilakukan langsung setelah lubang digali karena tidak optimal. Kriteria benih adalah:

Benih harus bersih, sehat, tidak cacat, dan aman dari semua jenis hama seperti ulat, tungau, kutu, larva, peniup, dan sebagainya. Untuk 1 lubang penanaman, Anda dapat menabur sebanyak 1-2 biji, jadi persiapkan jumlah yang Anda butuhkan.


  • Penanaman

  1. Penanaman harus dilakukan dengan hati-hati dan hati-hati.
  2. Benih semua jumlah yang tepat.

Dosis pemupukan disesuaikan dengan kondisi tanah. Pupuk yang digunakan harus pupuk nitrogen, fosfat, dan kalium, untuk memenuhi kebutuhan nutrisi karena pada lahan kering biasanya komposisi di tanah lebih sedikit. Selain itu, penggunaan pupuk juga baik untuk memberikan produksi maksimum.

Tutup lubang penanaman dengan memadatkan mungkin. Ini dimaksudkan agar rooting dan pertumbuhan di masa depan kuat meskipun tanaman jagung manis  memang tidak besar, tetapi masih dibuat dengan rapi dengan mudah mengendalikan.


  • Perawatan

Perawatan terdiri dari beberapa cara. Metode yang harus dilakukan secara rutin adalah hama dan pemberantasan hama dengan bobot, pemangkasan, atau menggunakan pestisida. Irigasi dan pemupukan juga dilakukan dalam periode waktu yang tepat.


  1. Penyiraman

Penyiraman dilakukan cukup, jika di musim kemarau sangat panas, siram sekali dalam sehari dengan sebagian yang tidak terlalu banyak. Saat hujan, tidak masalah jika rutin irigasi berkurang.


  1. Pemupukan

Pemupukan lebih lanjut dilakukan setelah 2 bulan sejak periode penanaman pertama.

Anda harus menjalankan jika ada bagian tanaman yang telah layu atau mati agar tidak menyebar di yang lain. Anda juga dapat melihat cara merawat tanaman yang hampir mati.


  1. Pemberantasan Hama

Pemberantasan hama adalah tahap paling penting sehingga tanaman tumbuh optimal, yang terdiri dari penyiangan, pemangkasan, dan menggunakan pestisida.

Penyiangan dan pemangkasan harus dilakukan setiap 2 minggu. Selain mencegah hama, tujuan melakukan gulma untuk mencegah tanaman atau rumput liar tumbuh di sekitar area penanaman yang dapat mengganggu pertumbuhan.

Pemangkasan dimaksudkan untuk memfasilitasi pemilik untuk mengontrol terutama jika tempat itu terbatas. Kemudian, penggunaan pestisida juga harus disesuaikan dengan porsinya karena bahan kimia dapat mencemari.

Sebagai alternatif Anda juga dapat menjaga hewan yang dapat berburu hama atau belajar bagaimana menangani tanaman dengan pestisida alami.


  • Masa Panen

Periode panen jagung manis  pertama tergantung pada varietas benih sehingga sangat bervariasi. Beberapa telah dipanen setelah 2 bulan sejak periode penanaman, ada juga hingga 5 bulan. Selain varietas, faktor lingkungan sendiri dan prosedur untuk perawatan dari petani juga merupakan periode penanaman yang tegas atau lambat.

Demikian sedikit pembahasan mengenai Cara Menanam Jagung Manis di Musim Kemarau semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare 🙂

Baca juga artikel lainnya tentang: