6 Cara Menanam Bunga Sepatu Beserta Manfaatnya!

6 Cara Menanam Bunga Sepatu Beserta Manfaatnya! – Setiap tanaman memiliki sebuah keunggulan dan fungsi tertentu dalam pemanfaatannya, seperti halnya dengan Bunga sepatu atau dalam istilah dikenal sebagai hibiscus.

Bunga sepatu tentunya mudah untuk ditemukan di berbagai tempat di indonesia, selain itu juga Bunga sepatu akan lebih mudah dikenali karena memiliki bentuk yang khas. Berbagai jenis dari Bunga sepatu bisa ditemukan dengan berbagai warna dan ukuran, sekitar 200 jenis lebih Bunga sepatu bisa di temukan.

Selain memiliki keindahan yang khas, Bunga sepatu banyak sekali kegunaannya dan biasanya di manfaatkan sebagai pagar. Selain menarik namun juga bisa memberikan keindahan yang membuat halaman rumah terasa lebih nyaman, hal ini jelas sangat membantu ketika kita mengharapkan sesuatu yang tampak alami dan menyejukkan di halaman kita.

Akan tetapi ada banyak orang yang belum mengetahui cara yang baik untuk menanam Bunga sepatu. Oleh karena itu untuk bisa membuat halaman rumah kalian bisa ditanami Bunga sepatu, Berikut adalah langkah-langkah yang harus diperhatikan dalam menanam Bunga sepatu sebagai berikut.


Mempersiapkan Tanaman

  • Pilih Jenis Bunga Sepatu Untuk Ditanam.

Bunga sepatu terdiri dari banyak variasi warna dan tampilan. Namun hal yang lebih penting daripada memilih tampilannya, adalah menemukan satu jenis Bunga sepatu yang akan tumbuh subur di lingkungan kalian. Secara umum ada dua jenis semak Bunga sepatu, yaitu tropis (tropical) dan yang memiliki daya tahan (hardy). Bunga sepatu tropis akan tumbuh subur di daerah bercuaca hangat yang sepanjang tahun temperaturnya di atas 50°F (10°C).

Bunga sepatu yang memiliki daya tahan merupakan tanaman hibrida (bastar atau hasil perkawinan 2 tanaman beda jenis) yang telah di Bunga kan untuk bisa tumbuh di daerah dingin yang temperaturnya mungkin turun di bawah titik beku saat musim dingin.

Bunga sepatu tropis (tropical) memiliki lebih banyak bunga, tetapi bunga-bunga tersebut akan layu/mati setelah 1-2 hari. Bunga sepatu jenis ini warna bunganya terdiri dari corak pink, peach (salem—warna antara oranye dan pink), dan ungu atau merah lembayung.

Bunga sepatu yang memiliki daya tahan (hardy), mampu mempertahankan mekarnya bunga lebih lama daripada Bunga sepatu jenis tropis. Namun, Bunga sepatu jenis ini tidak memiliki banyak bunga dan cenderung lebih ‘bersemak’. Pada umumnya, jenis ini memiliki bunga berwarna merah, putih, dan pink.


  • Putuskan Bagaimana Kalian Akan Menanam Bunga Sepatu.

Menanam Bunga sepatu dari bijinya akan menyenangkan, karena kalian dapat berkreasi secara menyeluruh menciptakan kultivar (varietas hasil pemuliaan/budi daya) baru dengan cara menyilangkan dua varietas Bunga sepatu yang ada. Selain itu menanam dari biji membutuhkan penanganan lebih dan bisa jadi tidak berhasil. Bila tujuannya hanya mencari kesenangan dengan cepat melihat hasilnya, sebaiknya kalian membeli Bunga sepatu yang telah ditanam dalam pot untuk dipindahkan ke area kebun/taman kalian.

Menanam Bunga sepatu dari potongan batang (stek) adalah cara yang kemungkinannya untuk berhasil paling kecil, karena tanaman menuntut kondisi yang sangat spesifik agar dapat tumbuh. Jika kalian belum berpengalaman menanam Bunga sepatu, sebaiknya hindari cara menanam dengan stek. Kalian mungkin tidak memiliki banyak pilihan varietas jika membeli tanaman dalam pot yang sudah jadi, karena biasanya pusat pembibitan hanya menjual beberapa varietas Bunga sepatu dari biji ataupun cangkok.


  • Pilihlah Lokasi yang Sempurna

Bunga sepatu adalah jenis tanaman yang menyukai sinar matahari, namun tidak tahan dengan terlalu banyak sinar matahari langsung tanpa menjadi terbakar. Pilih lokasi di kebun/taman kalian yang terpapar sinar matahari langsung sekitar 4-6 jam per hari, dan menerima sinar pantulan dari sekelilingya selama sisa waktu yang ada. Lokasi dengan karakter demikian biasanya terdapat pada bagian barat atau selatan dari kebun/taman kalian. Jika perlu, tanamlah Bunga sepatu di lokasi yang terkena bayangan pohon besar. Namun akan diperlukan ruang untuk ber Bunga Bunga Bunga, karena tanaman ini dengan cepat mengambil ruang dua atau tiga kali dari ukurannya semula.

Beberapa jenis Bunga sepatu dapat hidup hingga lebih dari 40 tahun. Artinya, bisa jadi nantinya kalian akan berhadapan dengan semak yang sangat besar. Jadi, pastikan kalian menemukan lokasi yang permanen untuk mulai menanam Bunga sepatu. Menemukan lokasi yang memiliki drainase bagus. Genangan air akan menyeret Bunga sepatu kalian keluar dari tanah. Di sisi lain, hindarilah lokasi yang sebagian besar kandungan tanahnya adalah pasir.


  • Lakukan Pengolahan Tanah

Tanaman Bunga sepatu menghendaki tanah yang tidak sembarangan, jadi ada baiknya kalian menyediakan waktu untuk mengolah tanah lebih dulu sebelum menanam. Lakukan pengecekan pH tanah kebun/taman kalian! Bunga sepatu lebih menyukai tanah asam, jadi jika pH tanah di atas skala 6,5 maka harus dibuat lebih asam (Catatan: pH 7-14 berarti bersifat basa).

Selain itu, kalian akan perlu memberi banyak nutrisi dan pupuk sebagai suplemen tanah. Campurkan suplemen tersebut ke dalam kompos kebun beberapa minggu (atau bulan, jika kalian memiliki waktu) sebelum penanaman. kalian juga akan perlu menambahkan pupuk, yang rendah kandungan fosfornya dan tinggi kalium, ke dalam campuran tanah tersebut.

Apabila ternyata pH tanah terlalu basa, tambahkan peat moss (tanah gambut yang berasal dari lumut) ke dalamnya untuk menyeimbangkan. Biasanya pupuk rendah atau tinggi terkandung campuran 10-4-12 atau 9-3-13 (Catatan: susunan angka menunjukkan kadar unsur hara dalam pupuk majemuk, misalnya 10-4-12 berarti dalam setiap 100 kg terdapat 10%N, 4%P, 12%K serta sisanya 64%.


Cara Menanam Bunga Sepatu

  • Gali Lubang yang Diperlukan

 Gunakan sekop, baik yang bergagang pendek maupun panjang, untuk menyiapkan lubang penanaman. Setiap lubang harus mempunyai kedalaman sepanjang akar tanaman atau dua kalinya, jika tidak tiga kalinya, demikian pula dengan lebarnya. Tanah gembur di sekitar tanaman akan memungkinkan drainase yang lebih baik, dan seharusnya tidak memadat ke bawah. Tanamlah setiap tanaman Bunga sepatu setidaknya dengan jarak 0,6-0,9 meter satu sama lain.


  • Menanam Bunga Sepatu

Secara perlahan, masukkan setiap tanaman Bunga sepatu ke dalam lubang yang telah disiapkan untuk masing-masing tanaman. Berhati-hatilah, jangan sampai merusak bola akar tanaman. Isi kembali lubang dengan tanah hingga setinggi pangkal batang. Menutup batang dengan tanah akan dapat membuat tanaman mati secara perlahan. Siramlah Bunga sepatu secara melimpah secepatnya setelah proses penanaman untuk membantu mengurangi risiko kejutan akibat pemindahan.


  • Siram Bunga Sepatu Secara Teratur

Usahakan untuk menjaga agar tanaman tetap lembap, namun tidak basah kuyup. Pastikan agar tanahnya basah sepanjang waktu, karena tanah yang mengering akan menyebabkan tanaman menjadi layu dan mengalami dampak buruk bila terpapar panas tinggi yang berlebihan.


  • Perhatikan Setiap Hama Pengganggu

Tambahkan mulsa pada tanah yang ada di taman kalian  pasti bunga sepatu tersebut sangat bermanfaat, karena lapisan mulsa dapat menghambat pertumbuhan rumput liar sekaligus menjaga kelembapan tanah. Cabutlah rumput liar yang terlihat agar tanaman Bunga sepatu kalian tidak perlu berebut ruang dan juga nutrisi dari tanah. Bunga sepatu tropis cenderung memiliki lebih banyak masalah dengan hama penganggu daripada varietas yang memiliki daya tahan. Jika kalian mendapati bintik-bintik atau daun busuk, coba gunakan insektisida untuk membasmi setiap penyakit ataupun hama yang merusak Bunga sepatu.


  • Pemangkasan Tanaman

Walaupun terkesan tidak masuk akal, umumnya pemangkasan membantu meningkatkan pertumbuhan baru dan membuat munculnya lebih banyak bunga. Ada beberapa cara pemangkasan, namun kesemuanya berhasil dengan memotong dahan/ranting di atas bagian batang pohon (di mana tumbuh dahan/ranting ataupun daun) pada bagian sudut menjauhi pusat semak. Cara ini akan mengirimkan sinyal pada tanaman untuk menumbuhkan lebih banyak cabang pada lokasi tersebut, ke arah luar menjauhi bagian pusat semak.

Jika satu atau beberapa bagian Bunga sepatu mati, kalian harus melakukan pemangkasan untuk memperbaikinya dan memotong semua bagian yang mati tersebut. Cara ini sekaligus akan membersihkan bagian tanaman yang tidak menarik untuk dilihat, dan berpotensi untuk menumbuhkan tunas dari bagian yang dipotong. Jangan pernah memotong lebih dari ⅔ bagian dahan dalam satu waktu, karena justru akan merusak tanaman lebih daripada membantu pertumbuhannya.


  • Nikmati Keindahan Bunga Sepatu yang Cantik

Bunga sepatu akan berbunga selama beberapa bulan, walaupun setiap kuntumnya secara individual hanya bertahan beberapa hari. kalian dapat tetap membiarkan bunga berada pada semaknya, namun bisa juga memotong dan memanfaatkannya sebagai teh atau memasaknya.


Manfaat Bunga Sepatu

Tahukah teman-teman semua, dibalik keindahannya ternyata tanaman ” Bunga sepatu” menyimpan banyak manfaat. Dan banyak dari kita yang belum mengetahuinya. Hampir semua bagiannya mulai dari bunga, daun, dan akarnya dapat dimanfaatkan untuk pengobatan.

 Berikut manfaat dari tanaman bunga Bunga sepatu : 

  1. Menurunkan Tekanan Darah dan Kolestrol

Air rebusan daun Bunga sepatu bisa dimanfaatkan untuk menurunkan tekanan darah tinggi dan kandungan kolesterol jahat di dalam tubuh.


  1. Obat Gonorrhea

Bunga dan daun bunga sepatu bisa digunakan untuk penyembuhan sakit Gonorrhe atau kencing nanah. Cuci bersih bunga/daun Bunga sepatu, kemudian rebus selama 15 menit. Setelah dingin di diamkan sehari ,esok harinya baru di minum.


  1. Obat Sulit Kencing

Rebusan bunga sepatu bisa dipakai untuk menyembuhkan sulit kencing (buang air kecil).


  1. Cegah Penyakit Keputihan atau Menstruasi

Rebusan daun bunga sepatu dapat dipakai untuk mencegah. Rebusan Kandungan minyak dalam daun bunga sepatu dapat digunakan u bunga sepatu bisa mengurangi stres karena tubuh semakin relaks dan menambah energi. Air rebusan bisa dipakai sebagai obat dengan cara diminum.


  1. Turunkan Berat Badan

Kandungan rendah kalori dan serat yang tinggi. Efektif untuk menurunkan berat badan. Air rebusan daun bunga sepatu bisa diminum secara rutin.


  1. Jaga Kesehatan Kulit

Remas daun-daun dan tempelkan di bagian tubuh. Kandungan minyak yang terdapat pada daun bunga sepatu bisa dipakai  untuk membersihkan muka, mengangkat sel-sel mati, dan menghaluskan kulit. Minyak/lendir yang ada dalam daun Bunga sepatu mengandung inflamasi atasi jerawat dan mencegah penuaan dini. Bisa diminum airnya, atau digunakan sebagai bahan masker untuk kulit wajah.


  1. Obat Sariawan

Daun bunga sepatu dapat digunakan untuk obat sariawan. Rebus daun bunga sepatu,lalu airnya diminum sebagian untuk berkumur.


  1. Proteksi Terhadap Infeksi

Daun Bunga sepatu kaya Vitamin C, mineral, serta antioksidan. Nutrisi tersebut juga bisa membuat perlindungan tubuh dari infeksi saluran pernapasan, asma, bronkhitis, dan batuk.


  1. Obat Demam

Bunga Sepatu mengandung antioksidan yang bermanfaat menangkal semua radikal bebas penyebab dari berbagai macam penyakit. Daun bunga sepatu biasa untuk menurunkan obat demam. Caranya dengan merebus daun bunga sepatu.  Air rebusannya untuk diminum. Sementara airnya juga bisa dipakai sebagai kompres. Air rebusan daun Bunga sepatu efektif untuk menurunkan panas.

Demikian sedikit pembahasan mengenai 6 Cara Menanam Bunga Sepatu Beserta Manfaatnya! semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare 🙂

Baca juga artikel lainnya tentang: