Cara Menanam Melon Dalam Pot Dari Biji Agar Berbuah Lebat!

Cara Menanam Melon Dalam Pot Dari Biji Agar Berbuah Lebat! – Melon merupakan tanaman yang menghasilkan buah dengan warna putih kehijauan sampai merah. Daging buah melon mempunyai tekstur yang halus dan lunak, biasa dinikmati untuk hidangan penutup, buah meja, atau dijadikan campuran es buah.

Tumbuhan merambat yang menjalar dengan daun bentuk menjari serta batang tidak berkay ini termasuk ke dalam tanaman yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. bila kalian memiliki hobi menanam, maka sebaiknya mencoba budidaya melon sendiri yang bisa dilakukan di halaman rumah dengan menggunakan pot.


Cara Menanam Melon di Dalam pot

Jika melon ada di halaman rumah akan mendatangkan warna hijau yang cantik untuk lingkungan. Tidak Cuma inu, melon yang dikomsumdi dari hasil menanam sendiri pun mengakibatkan kepuasan sendiri daripada membelinya. Bagi Anda yang mau mencoba budidaya melon dalam pot, berikut kami uraikan cara menanam melon dalam pot secara praktis.


  • Persiapan Media Tanam Dalam Pot

  1. Media tanam pot harus gembur dan banyak mengandung unsur hara. Media tanam yang digunakan merupakan campuran tanah, pupuk kandang, sekam bakar, dan sekam mentah. Dengan perbandingan 3 : 2 : 1 : 1 lalu aduk rata hingga semua tercampur.
  2. pH ideal untuk menanam melon merupakan berkisar 6 – 7. bila pH dibawah 6 maka tambahkan kapur dolomit dan campurkan dengan media tanam.
  3. Untuk media tanam pilihlah tanah topsoil (tanah lapisan paling atas) atau menggunakan tanah dekat tempat pembakaran.
  4. Bersihkan tanah dari sisa-sisa akar, sampah ataupun bahan-bahan organik lainnya.
  5. bila sudah dicampur jangan langsung ditanam, namun didiamkan dahulu dari tempat yang terlindung hujan lebih kurang selama 5 hari supaya media mendingin.

  • Persiapan Pot

Siapkan, pot atau kaleng bekas. Tanaman melon memiliki perakaran yang panjang dan banyak maka gunakan, pot atau kaleng bekas yang berukuran besar yaitu minimal diameter 40 cm.


  • Persiapan Bibit Melon Dalam Pot

  1. Benih melon dapat diperoleh di toko pertanian ataupun toko online.
  2. Kalian bisa langsung menanam benih melon atau disemai terlebih dahulu. bila anda ingin disemai terlebih dahulu, maka caranya merupakan dengan campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 3 : 1.
  3. Rendam benih melon dengan air hangat selama lebih kurang dua jam.
  4. Kemudian tiriskan dan simpan dengan kertas koran yang basah.
  5. Masukan kertas koran yang berisi benih melon tadi ke dalam kantong plastik hitam. Lalu simpan kantong plastik tersebut di tempat yang gelap dan hangat selama 24 jam.
  6. bila sudah muncul kecambah, masukan benih ke dalam pot semai. Terlebih dahulu lubangi media semai, kemudian masukan semai dengan posisi calon akar berada di bagian bawah. Hati-hati saat memasukan semai, jangan sampah akar kecambah patah atau rusak.
  7. Sekitar seminggu kemudian, benih sudah dapat dipindahkan ke media tanam.

  • Menanam Biji Melon di Pot

Berikut ini merupakan cara menanam melon di pot:

  1. Benih melon yang sudah berumur 1 minggu tadi sudah siap untuk dipindah ke media tanam.
  2. Buat lubang tanam sesuai ukuran pot semai semai dengan hati-hati. Lalu tanam 1 bibit 1 lubang tanam.
  3. Lakukan penanaman pada sore hari, hal ini dilakukan untuk mencegah kematian benih.
  4. Siram media tanam secukupnya supaya benih tidak layu.
  5. Benih yang baru ditanam dapat langsung diletakkan di bawah sinar matahari langsung.

  • Pemeliharaan Tanaman Melon

Setelah selesai menyemai dan menanam benih, maka langkah selanjutnya merupakan melakukan pemeliharaan supaya melon tumbuh dengan optimal.

  1. Pasang ajir, ajir sebaiknya dipasang setelah penanaman selesai atau sebelum melakukan penanaman. Ajir ditancapkan ke media tanam atau di luar pot.
  2. Lakukan penyiraman secara seperlunya, jangan berlebihan supaya tanaman melon tidak busuk karena terlalu banyak air.
  3. Lakukan penyiangan, yaitu membersihkan tanaman dari gulma dan rumput-rumput pengganggu yang dapat merusak tanaman.
  4. Lakukan pemangkasan, yaitu bagian yang dipangkas merupakan cabang atau tunas pertama hingga tunas keenam. daun-daun yang mulai menguning dan juga daun-daun yang terkena penyakit.

  • Pemilihan Buah Melon

  • Calon buah yang sebaiknya dipelihara merupakan calon buah pada cabang atau tunas ke 7 – 12.
  • Pilihlah bakal buah yang berukuran dan bentuk paling bagus untuk dibesarkan, bakal buah yang kurang baik sebaiknya dibuang. Dalam satu tanaman dapat memelihara 2 – 3 buah, tergantung kondisi tanaman tersebut.

  • Pemupukan

Lalu selanjutnya tanaman melon dilakukan pemupukan susulan. Pemupukan dilakukan ketika melon mulai ditanam hingga dipanen. Gunakan jenis pupuk KNO3yang untuk pohon melon dalam pot merupakan pupukNPK 16 : 16 : 16. Pemupukan bisa dikerjakan dengan ditaburkan langsung atau dilarutkan dengan air terlebih dahulu lalu disiramkan. Berikut merupakan dosis dan waktu untuk pemupukan susulan:

  1. Pupuka pertama: dilakukan ketika tanaman berusia 14 hari setelah ditanam. Pakailah pupuk NPK 16 : 16 : 16 dengan ukuran10 gram setiap tanaman.
  2. Pupukan kedua: dilakukan ketika tanaman berusia 24 hari setelah ditanam. Meggunakan pupuk NPK 16 : 16 : 16 dengan ukuran 10 gram setiap tanaman.
  3. Pupukan ketiga: dilakukan ketika tanaman berusia 34 hari setelah ditanam. Pakailah pupuk NPK 16 : 16 : 16 dengan ukuran 10 gram setiap tanaman.
  4. Pupukan keempat: dilakukan ketika tanaman berusia 44 hari setelah ditanam. Pakailah pupuk NPK 16 : 16 : 16 dengan ukuran10 gram setiap tanaman.
  5. Pupukan kelima: dilakukan ketika tanaman berusia 54 hari setelah ditanam. Gunakan pupuk NPK 16 : 16 : 16 dengan dosis 10 gram setiap tanaman.
  6. Pupuk daun: untuk memenuhi kebutuhan unsur hara mikro, maka semprotkan pupuk daun setiap seminggu sekali.

  • Pengendalian Hama dan Penyakit

Guakan gestisida nabati untuk penanaman melon agar hama dapat dikendalikan. bila diperlukan, gunakan insektisida untuk membasmi hama dan dan gunakan fungisida untuk membasmi penyakit yang disebabkan oleh jamur. Penyemprotan dilakukan setiap pagi hari dengan pengulangan 4 – 5 hari sekali atau sesuai kondisi.


  • Pemanenan Melon

Bila melon sudah berusia kira-kira 90 hari setelah tanam melon sudah bisa panen. Ciri-ciri buah melon yang sudah siap panen merupakan:

  1. Sudah mengeluarkan aroma harum khas buah melon.
  2. Serat jala yang terdapat pada permukaan kulit melon terlihat kasar dan jelas.
  3. Warna kulit hijau kekuningan.
  4. Daun pada tanaman sudah mulai mengering.
  5. Terdapat retakan pada kulit buah sekitar tangkai.

Cara Budidaya Melon Dalam Pot

Alat Dan Bahan

  • Pot ukuran. 37 cm x 40 cm.
  • Lahan untuk pertanaman melon.
  • Lanjaran, Reng Kayu yang berukuran 2 x 4 cm.
  • Paku ukuran 2 – inch.
  • Tali Rapia. Slang plastik ½ inch 10 m.
  • Gunting dan pisau pemotong Saprodi.

Benih melon, Pupuk Kandang, Pupuk NPK, Urea, Kapur, Insektisida, Fungsisida, Herbisida.


Menanam dengan system pot menyesuaikan dengan kondisi lahan dan iklim saat itu, dengan pelaksanaan

  • Pengolahan Tanah

Media tanah untuk mengisi pot terdiri dari tanah, pasir, abu sekam, pupuk kandnag dengan

perbandingan 1 : 1 : 1.


  • Pesemaian

Bersamaan dengan mengisi pot dilakukan penyemaian benih melon pada media pesemaian.


  • Penanaman

Setelah pesemaian berumur sekitar 14 hari dilakukan penanaman pada polyabg, satu batang setiap pot, dengan jarak penempatan ploybag 50cm x 75 cm.


  • Pemeliharaan

  1. Pemasangan lanjaran dilakukan saat tanaman mulai merambat atau sekitar umur 5 – 8 hari setelah tanam, sambil diatur arah rambatannya
  2. Pemangkasan, pemangkasn sangat penting dilakukan karena akan mempengaruhi prtumbuhan dn produktivitas tanaman, menginat pertumbuhannya sangat cepat maka pemangkasan harud silakukan setiap hari supaya pertumbuhan cabang belum terlalu panjang. Cabang yang muncul dari ketiak daun pertama sampai daun kedelapan dipotong, dan dari daun kesmbilan sampai daun ketigabelas cabang yang tumbuh dipelihara untuk pembuahan setelah daun ketigabelas tidak perlu lagi ada cabang yang dipelihara hingga daun ketujuh belas batang dipotong.
  3. Pemupukan, pupuk dasar menggunakan pupuk Mutiara 15 gram/pot diberikan padasaat mengisi pot, pupuk susulan masing-masing 10 gr/ pot setiap setengah bulan sekali.
  4. Seleksi buah, buah yang dipelihara maksimal dua biji setiap pohon diambil dari cabang ke 9 sampai cabang ke 13 untuk mendapatkan buah yang optimal
  5. Penyiangan, dilakukan setiap setengah bulan sekali atau melihat kondisi lahan
  6. Pengendalian OPT, hama yang menyerang diantaranya merupakan kunang-kunang , ulat pucuk sedang penyakit yang menyerang merupakan penyakit antraknosa dan karat daun. Pengendalian lebih banyak secara fisk mekanis dan untuk penyakit menggunakan fungsida Bion – M atau merk lain. Lihat juga Cara Budidaya Buah Naga dalam Pot.

  • Panen

Melon mulai berbuah saat umur 20 hari setelah tanam, buah yang sidah diseleksi dipelihara sampai umur sekitar 60 sudah siap panan, dengan ciri – ciri :

  1. Untuk varieta Slyroket ciri buah setiap panen merupakan net yang terbentuk pada kulit buah terlihat sudah rapat
  2. Warna kulit buah mulai putih kekuningan
  3. Warna kulit buah putih mulai kekuningan
  4. Pada tangkai buah terbantuk cincin /lingkaran retak retak
  5. Tercium aroma yang khas aroma melon.

Demikian sedikit pembahasan mengenai Cara Menanam Melon Dalam Pot Dari Biji Agar Berbuah Lebat! semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare :).

Baca juga artikel lainnya tentang: