Cara Menanam Kacang Tanah Agar Cepat Berbuah Lebat dan Manfaat!

Diposting pada

Cara Menanam Kacang Tanah Agar Cepat Berbuah Lebat dan Manfaat! – Kacang tanah meiliki nama latin (arachis hypogaea l.) Merupakan tanaman polong atau legum yang termasuk suku fabaceae dan dibudidayakan, serta termasuk jenis kacangan kedua terpenting setelah kacang kedelai di indonesia. Kacang tanah berasal dari benua amerika tumbuh secara perdu setinggi 30 hingga 50cm dengan daun berbentuk kecil tersusun secara majemuk. Kacang tanah termasuk salah satu jenis tanaman budidaya selain kacang bogor voandziea subterranea, yang merupakan jenis kacang dengan buah mengalami pemasakan dibawah permukaan tanah.

Apabila buah kacang bogor masih muda terkena cahaya matahari, maka proses pematangan biji akan terganggu. Di indonesia, kacang tanah dikenal juga sebagai kacang una, kacang tuban, suuk (sd), kacang jebrol, kacang bandung, kacang kole, serta kacang banggala. Dalam perdagangan internasional kacang tanah dikenal dengan nama dalam bahasa inggris yaitu peanut dan groundnut.


Klasifikasi Kacang Tanah

  • Kingdom : plantae
  • Sub kingdom : viridiplantae
  • Infra kingdom : streptophyta
  • Super divisi : embryophyta
  • Divisi : tracheophyta
  • Sub divisi : spermatophytina
  • Kelas : magnoliopsida
  • Ordo : fabales
  • Family : fabaceae
  • Genus : arachis l.
  • Spesies : arachis hypogeae l

Morfologi Kacang Tanah

Kacang tanah mempuyai bentuk akar yang hampir sama dengan bentuk akar tanaman legume lainnya. Akar kacang tanah mempuyai nodule (bintil akar) akibat dari hubungan simbiosis mutualisme antara bakteri penambat unsur n dengan rhizobium sp. Akar kacang tanah berbentuk tunggang dan mempuyai cabang akar yang tumbuh pada akar utama. Kacang tanah memiki batang yang pendek serta berbuku-buku, pada awalnya batang ini akan tumbuh secara tunggal namun lama-kelamaan akan tumbuh cabang.

Kacang tanah bisa tumbuh setinggi 30 sampai 50 cm bahkan bisa lebih tergantung dari varietas dan kesuburan tanaman kacang tanah. Daun kacang tanah berbentuk majemuk besirip genap yang terdiri dari empat anak daun berbentuk bulat, oval, dan agak lancip berbulu. Bunga kacang tanah berbentuk seperti kupu-kupu, dengan warna kuning dan mempunyai tangkai yang tumbuh diketiak daun. Kacang tanah bisa berbunga setelah berumur 4 sampai 6 minggu, bunga kacang tanah bisa menyerbuk sendiri pada malam hari, bisa mekar selama 24 jam namun setelah itu akan layu dan gugur.

Kacang tanah mempuyai cangkang yang keras dan berwarna putih kecoklatan. Pada setiap polong terdapat 1 sampai 4 biji kacang tanah yang terbentuk setelah pembuahan. Polong yang terbentuk disebut ginovor yang merupakan tangkai polong terbentuk diudara, berbeda dengan polong yang terbentuk didalam tanah. Kacang tanah mempuyai biji yang berbentuk bulat agak lonjong dan terbungkus oleh lapisan tipis berwarna putih atau merah.


Manfaat Kacang Tanah

Kacang Tanah

  • Baik Bagi Ibu Hamil

Kandungan asam folat yang ada pada kacang perlu dikonsumsi wanita yang sedang hamil, terutama diawal kehamilan. Kandungan asam folat berfungsi mencegah bayi lahir dalam kondisi cacat. Untuk wanita yang sedang hamil mengkonsumsi berbagai jenis kacang-kacangan juga diperlukan untuk perkembangan otak bayi.


  • Mengurangi Depresi

Dalam kacang tanah juga terdapat kandungan asam amino esensial dengan kandungan tryptophan yang bisa merangsang sorotonin untuk mengendalikan perasaan tetap baik. Efek dari tryptophan menjadi anti depressant dan apabila dikombinasikan dengan manfaat coklat, maka bisa menjadi kolaborasi yang bisa memberi perasaan tenang dan menyenangkan.


  • Batu Empedu

Dalam setiap satu ons kacang tanah atau dua sendok makan selai kacang yang dikonsumsi setiap minggu, bisa menjadi bahan untuk menurunkan resiko terkena penyakit batu empedu atau penyakit kandung empedu hingga 25%.


  • Kanker Usus Besar

Kacang tanah bisa dijadikan alternative untuk mengurangi resiko kanker usus terutama pada wanita. Konsumsi setidaknya 2 sendok selai kacang dua kali selama satu minggu bisa mengurangi risiko kanker usus besar bagi wanita sampai 58% dan pada pria 27%.


  • Menjaga Berat Badan

Bagi kaum hawa yang mengkonsumsi kacang atau selai kacang setidaknya dua kali selama seminggu, maka akan rentan terkena obesitas daripada mereka yang tidak mengkonsusmi. Apabila konsumsi selai kacang setiap pagi dengan irisan roti, maka akan memberikan kesempatan  lebih sedikit mengalami kenaikan berat badan.


  • Mencegah Penyakit Jantung

Sesorang yang sering konsumsi kacang tanah secara teratur dalam jumlah yang dianjurkan, akan sangat membantu menjaga kesehatan jantung. Pada kacang tanah terdapat kandungan asam oleat yang sangat baik untuk jantung, karena bisa menurunkan resiko kardiovaskuler yang menjadi penyebab terjadi penyakit jantung koroner. Optimalkan konsumsi kacang dengan tidak menggorengnya, saapabilan dengan direbus atau dikukus saja.


Cara Budidaya Kacang Tanah

  1. Lahan Menanam Kacang Tanah

Untuk melakukan penanaman kacang tanah yang cocok adalah menanam tanaman di daerah yang mempuyai ketinggian dari 50 sampai 500 meter di atas permukaan laut. Sehingga, dengan kata lain bahwa tanaman kacang tanah ini sangat cocok di daerah dataran rendah yang mempuyai suhu tinggi. Jadi tanaman kacang tanah lebih cocok di musim kemarau dibandingkan musim hujan. Akan tetapi hal itu tidak menutup kemungkinan kalau tanaman kacang tanah ini tidak bisa ditanam di daerah yang mempuyai ketinggian hingga 1500m diatas permukaan laut.

petani di indonesia lebih banyak memilih daerah dataran rendah untuk menanam kacang tanah, karena suhunya stabil dan cocok untuk tanaman kacang tanah dalam pertumbuhan dan perkembangannya. Tak hanya itu, bahwa tanaman kacang tanah ini sangat memerlukan sinar matahari secara penuh untuk membantu proses pertumbuhan dan perkembangannya agar ia bisa tumbuh dan berkembang dengan baik dan sempurna juga berkualitas. Dengan adanya sinar matahari secara penuh, maka tanaman kacang tanah bisa bertumbuh dan berkembang dengan baik dan maksimal.


Iklim

Selain memperhatikan lahan untuk menanam kacang tanah, kalian juga perlu memperhatikan iklim dan cuaca saat menanam kacang tanah. Karena iklim dan cuaca juga sangat berpengaruh penting untuk pertumbuhan dan perkembangan kacang tanah yang kalian tanam hingga menghasilkan hasil panen yang berkualitas dan memuaskan untuk penghasilan kalian dalam agrobisnis kalian di bidang pertanian.

Perlu diketahui, bahwa tanaman kacang tanah ini sangatlah cocok dengan iklim yang mempuyai intensitas sedang alias tidak terlalu rendah, dan juga tidak terlalu tinggi. Maka tanaman kacang tanah sangat tidak cocok dengan iklim yang ekstrim. Tanaman kacang tanah cocok dengan daerah yang mempunyai iklim tropis. Itu sebabnya kenapa negeri kita yang beriklim tropis ini sangat cocok dan banyak para petaninya yang memilih membudidaya kacang tanah dibanding sayuran palawija lainnya.


Curah Hujan

Tidak hanya pada suhunya, bahkan curah hujan pun juga diperhitungkan dalam menanam kacang tanah untuk bisa tumbuh dan berkembang dengan baik serta maksimal. Dengan adanya curah hujan yang terlalu tinggi, maka tanaman kacang tanah yang kalian tanam akan sulit melakukan penyerbukan. Sehingga bisa menghambat perkembangbiakan tanaman kacang kalian.


Kelembaban

Selain menghambat penyerbukan dan perkembangbiakan, curah hujan yang tinggi juga bisa menghambat pengakaran yang terjadi pada tanaman kacang tanah. Apalagi ketika kalian menanam kacang tanah di daerah yang terlalu lembab. Hal ini akan mempersulit pertumbuhannya karena proses pengakaran pada tanaman kacang tanah akan terhambat.

Sebenarnya yang membuat kacang tanah tersebut terhambat pertumbuhan dan perkembangannya bukan karena kelembaban tanah. Dikarenakan jamur dan berbagai penyakit yang menyerang tanaman, jamur dan berbagai penyakit tersebut muncul karena adanya udara yang terlalu lembab di daerah tersebut.


Keadaan Tanah

Dalam menanam kacang tanah harus memperhatikan kondisi tanah yang kita gunakan sebagai media tanam kacang tanah. Jangan sampai kita menggunakan tanah yang kurang cocok dan malah membuat tanaman kacang tanah tidak bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Oleh karena itu, kita perlu memperhatikan kondisi tanah yang kita gunakan sebagai media tanam kacang tanah.

Tanah yang baik untuk djadikan sebagai media tanam kacang tanah adalah tanah gembur. Tanah yang gembur ini adalah tanah yang sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang tanah. Karena adanya unsur hara yang di antaranya adalah pospat, kalium dan nitrogen yang cukup. Sehingga kebutuhan dan nutrisi tanaman kacang tanah pun terpenuhi dari beberapa unsur hara dalam tanah tersebut.


Tingkat Keasaman

Adanya tanah yang gembur, membuat tanaman kacang tanah bisa berkembang dengan baik dan tumbuh memanjang ke dalam tanah dengan leluasa. Selain itu, tanaman kacang tanah sangat cocok dengan tanah yang mempuyai keasaman tanah sekitar 5 sampai 6,3 ph.


Unsur ca

Apabila kalian menginginkan hasil yang maksimal dari budidaya kacang tanah ini sebenarnya cukup mudah. Cukup berikan unsur ca pada tanah yang kalian gunakan sebagai media tanam kacang tanah. Dengan kalian me-supply unsur ca pada tanah yang kalian gunakan sebagai media tanam kacang tanah, membuat tanaman kacang tanah kalian bisa berbuah dengan maksimal dan baik. Hal ini dikarenakan bahwa unsur ca bisa membantu produktivitas tanaman kacang tanah.


Dolmit dan Kapur

Selain unsur ca, kalian juga bisa memberinya dolomit atau kapur pada tanah yang kalian gunakan. Namun, sebenarnya dolomit ini hanya digunakan ketika kondisi tanah mempuyai tingkat keasaman yang tinggi alias kadar ph terlalu tinggi sehingga membuat tanaman kacang tanah ini terhambat pertumbuhannya. Nah, sedangkan kapur, bisa kalian gunakan apabila kondisi tanah mempuyai kelembaban yang terlalu tinggi alias tanah yang terlalu basah. Kedua unsur tersebut bisa menetralkan dan menyesuaikan kondisi tanah yang sesuai dengan tanaman kacang tanah.


Unsur n

Unsur lain yang bisa membantu pertumbuhahn dan perkembangan tanaman kacang tanah adalah unsur n. Memang sih, kalau tanaman kacang tanah ini mempunyai bintil akar akar yang mana bintil tersebut bisa digunakan sebagai tempatnya para bakteri rhizobium berkembang, yang mana bakteri-bakteri tersebut bisa menghasilkan unsur n. Namun, untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman kacang tanah, kalian juga memerlukan yang namanya unsur n ini.

Unsur n ini sangat dibutuhkan ketika awal tahap menanam kacang tanah. Maka ketika kalian hendak menanam kacang tanah, sebaiknya kalian siapkan dan tambahkan unsur n pada media tanam kacang tanah. Jika kalian menambahkan unsur n pada media tanam kacang tanah ini, kalian bisa mengoptimalkan pertumbuhan hingga 85% lebih cepat.

Maka dari beberapa penjelasan di atas mengenai lahan apa yang cocok untuk menanam kacang tanah bisa disimpulkan sebagai berikut:

  • Kacang tanah cocok didataran tinggi 50 sampai 500m diatas permukaan laut.
  • Membutuhkan sinar matahari secara penuh.
  • Iklim sedang merupakan iklim yang tepat untuk menanam kacang tanah.
  • Curah hujan yang sedikit, dengan kata lain menanam kacang tanah tepatnya di musim kemarau.
  • Kelembaban yang rendah.
  • Tanah gembur dan tingkat keasaman sekitar 5 hingga 6,3 ph.
  • Terdapat unsur hara pada tanah, dan
  • Berikan unsur tambahan seperti unsur ca, dolmit atau kapur serta unsur n.

  1. Memilih Bibit Kacang Tanah

Dalam tahap pemilihan bibit, kalian bisa mengambil bibit kacang tanah dari tanaman kacang tanah yang sudah tua. Tanaman kacang tanah yang sudah mencapai usia sekitar 3 bulan . Berikut ini adalah ciri-ciri tanaman kacang tanah yang bisa kalian gunakan sebagai bibit kacang tanah:

  • Kacang tanah yang mulai terlihat warna seperti kehitaman.
  • Kacang tanah ketika dibuka, terdapat selaput dara.

Maka agar kalian tidak bekerja dua kali, sebaiknya kalian melakukan sortie kacang tanah saat masa panen tiba. Maka ketika kalian memanen kacang tanah, sebaiknya kalian sortir kacang tanah mana yang sekiranya bisa kalian gunakan sebagai benih kacang tanah. Silahkan kalian sortir sesuai dengan ciri-ciri yang yang sudah disebutkan di atas. Setelah benih sudah kalian dapatkan, lanjut ke proses berikut ini:

  • Jemurlah benih kacang selama 3 hingga 5 hari dibawah terik matahari langsung.
  • Setelah dijemur, simpanlah benih kacang tanah selama 3 sampai 6 bulan. Saat proses penyimpanan jangan sampai cangkang kacang terbuka, agar benih sudah benar matang saat hendak ditanam.
  • Kemudian, buka cangkang kacang tanah.
  • Benih sudah siap untuk ditanam.

  1. Pengelolahan Tanah Secara Organik

Dalam budidaya atau menanam kacang tanah, tidak salahnya kita mengelolah tanah sebagai media tanam kacang tanah ini secara organik. Dengan menggunakan cara organik, kalian akan mendapatkan kacang tanah yang berkualitas organik dan lebih terlihat alami tanpa adanya bahan-bahan lain. Berikut ini adalah cara pengelolahan tanah secara organik:

  • Menggemburkan tanah
  • Menaburkan kapur atau dolomit pada tanah
  • Melakukan pemupukan awal yang dicampuri ke tanah
  • Membuat bedengan apabila tanah rawan akan genangan air
  • Penaburan benih dengan jarak 25 x 25 cm.
  • Penyiraman tanaman kacang tanah.

  1. Menggemburkan Tanah

Gemburkan tanah sebagai media tanam terlebih dahulu, agar kacang tanah bisa dibudidaya dengan kualitas yang maksimal. Dalam menggemburkan tanah, kalian bisa menggunakan cangkul. Selain menggunakan teknik cangkul, kalian pun juga bisa menggunakan teknik membajak. Usahakan dalam membajak atau menggemburkan tanah, butiran tanah sampai menjadi lebih halus strukturnya.


  1. Menaburkan Kapur atau Dolomit

Setelah tanah sudah tampak gembur, selanjutnya kalian bisa menaburkan dolomite atau kapur pada tanah sebagai media tanam kacang tanah kalian. Ingat! Apabila keasaman tanah tinggi, maka kalian bisa menaburkan kapur, dan apabila tanah terasa kelembabannya terlalu tinggi, maka kalian bisa menaburkan dolomit pada tanah tersebut. Takaran untuk kapur atau dolomit, per hektar tanah bisa ditaburi sebanyak 2 ton.


  1. Pemupukan Awal

Dalam proses pemupukan awal, kalian bisa menggunakan pupuk kandang atau kompos. Pupuk yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman adalah pupuk yang sudah matang. Usahakan untuk mendapatkan pupuk matang yang benar-benar murni. Maka carilah pupuk kandang atau kompos yang sudah matang di toko pertanian.

Kalian juga bisa menambahkan dengan pupuk kandang yang terbuat dari kotoran hewan-hewan ternak seperti ayam, sapi, dan kambing. Sebenarnya, kalian juga bisa memilih salah satu dari ketiga pupuk tersebut, bahkan juga mencampurkannya dari ketiga pupuk tersebut yaitu pupuk kandang murni, kompos murni, dan pupuk kandang yang masih mentah. Campurkan pupuk-pupuk tersebut ke tanah yang sudah kalian siapkan sebelumnya sebagai media tanam kacang tanah.


  1. Membuat Bedengan

Dalam menanam kacang tanah, kalian bisa menggunakan bedengan atau tidak menggunakannya juga tidak jadi masalah. Karena pada dasarnya bedengan merupakan alat untuk antisipasi adanya genangan air yang berlebihan. Maka kalian bisa tidak menggunakan bedengan apabila tanah dirasa tidak rawan akan genangan air. Genangan air yang berlebih bisa menghambat pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang tanah dan membuatnya mempuyai buah yang kurang berkualitas. Apalagi, tanaman kacang tanah sangat membutuhkan kondisi tanah yang drainase agar bisa berkembang secara maksimal.


  1. Penunggakan

Dalam menanam kacang tanah, kalian bisa menggunakan sistem penunggakan tanaman dengan ketentuan jarak sekitar 25 x 25 cm. Kalian bisa menaburi atau memberi satu benih kacang tanah pada setiap lubang. Maka apabila dikalkulasikan, bahwa lahan yang seluas 1 hektar, akan membutuhkan benih sebanyak kira-kira 50 kg benih.


  1. Penyiraman

Apabila benih sudah tertaburi semuanya, jangan lupa untuk melakukan penyiraman secara rutin setiap hari. Waktu penyiraman yang baik untuk tanaman kacang tanah adalah pada saat pagi dan sore hari. Karena pada waktu tersebut, sinar matahari tidak kontak langsung dengan tanaman. Usahakan terkena sinar matahari yang cukup untuk pertumbuhan tanaman kacang tanah dimasa penyiraman. Umumnya, tanaman kacang tanah akan mulai berkecambah atau tumbuh setelah 4 sampai 7 hari setelah proses penanaman.


  1. Panen

Kalian sudah bisa memulai pemanenan kacang tanah kalian, apabila kacang tanah kalian sudah mencapai usia sekitrar 90 hari setelah proses penanaman. Berikut ini adalah ciri-ciri dari kacang tanah yang sudah siap untuk dipanen:

  • Kacang tanah telah mulai terasa keras atau mengeras.
  • Daun tanaman sudah mulai berwarna kuning dan berguguran.
  • Kalian bisa cek kacang tanah dengan mengambil secara acak, apabila kacang tanah terisi penuh, maka kacang tanah siap dipanen.

Demikian sedikit pembahasan mengenai Cara Menanam Kacang Tanah Agar Cepat Berbuah Lebat dan Manfaat! semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare 🙂

Baca juga artikel lainnya tentang: