7 Panduan Lengkap Cara Menanam Stroberry Hidroponik dengan Benar

Diposting pada

7 Panduan Lengkap Cara Menanam Stroberry Hidroponik dengan Benar -Cara penanaman hidroponik saat ini memang sedang banyak digemari. Pertama sistem ini penanamannya memakai alat air, lebih hemat tempat serta bisa menghasilkan tanaman yang lebih melimpah. Dengan memakai cara hidroponik tanaman bisa menyerap nutrisi lebih banyak, sehingga pertumbuhannya lebih maksimal. Ada banyak sekali tanaman-tanaman yang bisa ditanam dengan cara hidroponik.

Salah satunya adalah tanaman strawberry. Strawberry merupakan buah yang mengandung vitamin c sangat tinggi. Biasanya banyak tumbuh di daerah dataran tinggi. Tahukah Kalian bahwa penanaman strawberry dengan cara  hidroponik bisa menghasilkan buah lebih banyak? Untuk itu pada kesempatan kali ini kami akan memberikan tips menanam buah strawberry dengan cara hidroponik.


Cara Menanam Strawberry Hidroponik

Bagi Kalian penggemar buah strawberry, pasti akan sangat menyenangkan melihat buah berwarna merah menggemaskan tersebut tumbuh subur di pot samping atau depan rumah Kalian. Nah, tunggu apa lagi. Yuk, sekalian kami coba bertanam memakai cara hidroponik dengan buah strawberry.


  • Alat Dan Bahan

Untuk menanam buah strawberry dengan cara hidroponik, Kalian harus menyiapkan alat serta bahannya terlebih dahulu. Alat yang dibutuhkan antara lain jerigen, baki persemaian, hand sprayer, pot, tali kompos, pipa paralon, timbangan ohaus serta ember. Sedangkan bahannya tentunya Kalian memerlukan benih buah strawberry, garam mineral atau pupuk yang sudah siap pakai serta porus. Itulah beberapa bahan yang harus Kalian siapkan. Lanjut ke langkah penanaman serta persiapan lainnya.


  • Persiapkan Media Tanam

Biasanya alat tanam sistem hidroponik ini memakai sekam padi. Kalau begitu siapkan sekam yang sudah kering serta bakar sampai kehitaman serta berubah menjadi arang sekam. Langkah selanjunya persiapkan polybag dengan ukuran 50 cm x 50 cm serta yang berukuran 20 cm x 18 cm. Masukkan arang sekam tersebut ke dalam polybag. Setelah semua polybag terisi penuh, kemudian masukkan 4 buah polybag kecil ke dalam polybag besar. Jangan lupa tekut tepi bagian atas polybag Supaya lebih kokoh berdiri.


  • Menanam Strawberry Hidroponik

Menanam strawberry dengan cara hidroponik bisa melalui 3 cara, seperti berikut ini:

  1. Menanam Dari Tanaman Eksiting

    Bila tanaman eksiting memakai polybag, sobek saja polybagnya sampai menyisakan tanaman strawberry beserta alat nya dari tanah atau sebak. Kemudian pisahkan sampai hanya tersisa tanaman strawberry, hati-hati supaya akarnya tidak rusak atau pun patah. Supaya lebih bersih, siram tanaman tersebut dengan air.

    Tanam tumbuhan strawberry tersebut ke alat tanam hidroponik yang dipakai. Usahakan Supaya lingkungan atau nutrisi hampir sama dengan eksiting Supaya tanaman tidak kaget serta mati. Sore hari menjadi waktu yang baik untuk memindahkan tanaman. Jangan lupa untuk perhatikan kelembaban akarnya setelah dipindahkan nanti.


  1. Menanam Dari Sulur atau Stolon

Bila Kalian mau menanam tumbuhan ini dari sulur, pilih induk strawberry yang sudah berumur 1 -2 tahun. Adapun langkah-langkahnya adalah berikut ini:

    Siapkan alat untuk bertanam secara hidroponik, seperti rockwool. Lalu basahi rockwool serta temptkan anakan strawberry di sana.

    Kalian perlu menunggu beberapa hari sembari menjaga kelembaban rockwool sampai akar muncul. Setelah akar menjadi cukup kuat, Kalian bisa memotong sulur di pangkal indukan. Lalu pindankan akar ke alat tanam hidroponik yang sudah Kalian persiapkan.


  1. Menanam Strawberry dengan Benih

Menanam strawberry dari mulai benih memerlukan kesabaran ekstra. Dibutuhkan waktu yang cukup lama Supaya benih berkecambah, yakni antara 2 minggu sampai 1 bulan, sementara panen akan tiba 1-2 tahun dari masa tanam.

Bila Kalian mau benih bekecambah lebih cepat, diperlukan ZPT atau zat perangsang tumbuh sehingga benih bisa berkecambah dalam 7 hari serta perlu menunggu 6 bulan Supaya tanaman berbuah. Berikut ini cara menyemai benih secara hidroponik:

    Siapkan rockwool atau semacam gabus yang bisa Kalian beli di perlengkapan pertanian. Potong – potong rockwool berbentuk kotak-kotak kecil antar 2,5 cm x 2,5 cm. Selanjutnya basahi rockwool tersebut secukupnya saja, jangan terlalu basah.

    Setelah semua rockwoll dibasahi, letakkan di sebuah wadah atau gully semai serta susun rapi. Selanjutnya buatlah lupang pada rockwool tersebut dengan tusuk gigi untuk tempat benih, jangan terlalu dalam melubanginya. Sedangkan untuk benih strawberry, buat satu lubang untuk satu kotak rockwool.

    Masukkan benih ke dalam lubang tersebut. Tidak perlu terlalu dalam, sehingga masih terlihat dipermukaan. Simpan benih tersebut pada tempat yang sejuk serta jauhkan dari sinar matahari. Dalam beberapa hari benih akan mulai berkecambah, lama atau tidaknya tergantung dari jenis tanaman. Setelah benih tersebut berkecambah, segera pindahkan sebab tanaman sudah mulai memerlukan cahaya matahari minimal 6 jam dalam sehari.

    Bila benih tanaman sudah memunculkan 3-4 helai daun yang berarti tanaman tersebut sudah memasuki umur 10-14 hari, tanaman sudah mulai bisa dipindahkan ke alat tanam yang sudah disediakan. Kemudian buatlah lubang didalam polybag sedalam dengan akar kecambah yang akan ditanam.


  • Pemasangan Sitem Irigasi

Dalam menanam strawberry dengan cara hidropnik kali ini, kami akan memakai sistema irigasi atau tetes yang penerapannya mirip dengan memakai selang infus. Yang perlu Kalian siapkan adalah botor air mineral, kayu peyangga, serta selang infus atau selang dripper yang bisa mengatur besar kecilnya tetesan.

Caranya, pasang kayu dengan tinggi 60 cm untuk menyangga botol infus yang berada tepat di atas tanaman tumbuh, berikan lubamg di bawah botol serta alirkan dengan selang. Botol yang berisi nutrisi untuk tanaman tersebut akan memberikan tetesan nutrisi pada tanaman yang bisa diatur intensitas tetesannya.


  • Waktu Penyiraman atau Pemberian Nutrisi

Bila sudah melakukan Pemasangan sitem irigasi selanjutnya Pemberian nutrisi yaitu dengan memberikan pupuk organik AB MIX yang ditambahkan dengan air harus disesuaikan dengan kebutuhan tanaman. Arahkan tetesan nutrisi tersebut ke akar tanaman Supaya langsung diterima dengan baik. Tempatkan tanaman di tempat yang cukup menerima cahaya matahari serta jauhkan dari hama serangga. Kalau tanaman strawberry ini sudah berumur 2-3 minggu, saatnya untuk memberikan nutrisi berupa pupuk cair lagi.


  • Pemeliharaan

Bercocok tanam dengan memakai cara hidroponik, Kalian harus lebih memperhatikan PH yang ada di alat tanam. PH yang baik berkisar 6,3 kalau terlau tinggi maka Kalian harus menurunkannya serta Bila terlalu rendah berarti Kalian pun harus menerapkan langkah untuk menaikkan ph tersebut. Selain itu, pemberian pupuk cair secara rutin tetap harus dilakukan.

Selama masa pertumbuhan tanaman, rawatlah tanaman strawberry Kalian dengan baik serta perhatikan perkembangannya. Kalian perlu mecabut gulma apabila tumbuh di antar polybag serta memotong daun-daun tua serta menguning sebab terserang penyakit. Selalu bersihkan area tempat tumbuhnya tanaman Supaya tanaman bisa tumbuh dengan baik serta tidak terserang penyakit. Tak perlu memakai pengusir hama pada tanaman, menyemprotkan hama hanya diperlukan ketika tanaman terserang penyakit.


  • Pemanenan Tanaman Strawberry

Nah, setelah menunggu antar 4 – 6 bulan, akhirnya tanaman strawberry Kalian sudah menghasilkan buah-buahnya yang merah serta segar. Untuk cara memanennya tentunya sangat mudah, Kalian hanya perlu memilih strawberry yang sudah berwarna merah serta matang lalu memotongnya dengan gunting. Tapi hati-hati ya, jangan sampai ikut merusak buah yang belum matang sempurna. Biasanya strawberry memang tidak matang atau berbuah secara bersamaan. Untuk memanennya bisa Kalian lakukan di pagi atau pun sore hari selama dua minggu sekali.

Demikian sedikit pembahasan mengenai 7 Panduan Lengkap Cara Menanam Stroberry Hidroponik dengan Benar semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare 🙂

Baca juga artikel lainnya tentang:

Cara Menanam Singkong Agar Berbuah Banyak dan Besar!

Panduan Lengkap Cara Menanam Pohon Durian Pendek

7 Panduan Lengkap dan Benar Cara Menanam Pohon Durian

4 Cara Menanam Pohon Dewandaru Dari Biji Serta Manfaatnya!

Cara Menanam Melon Dalam Pot Dari Biji Agar Berbuah Lebat!