8 Cara Menanam Pohon Jeruk Dalam Pot

8 Cara Menanam Pohon Jeruk Dalam Pot – Siapa sih yang tidak mengenal buah jeruk yang berwarna kuning dan rasanya begitu manis serta enak dinikmati. Tetapi apakan kalian tau cara menanm buah tersebut? Jika belum kali ini kami akan membahasnya dalam artikel singkat kami ini agar para pembaca dapat mengetahuinya. Yuk agar lebih jelas kit abaca artikel dibawah ini dengan seksama.


Pengertian Jeruk

Cara Menanam Pohon Jeruk Dalam Pot

Jeruk yaitu semua tumbuhan berbunga kelompok Citrus dari suku Rutaceae atau suku jeruk-jerukan. Buahnya berdaging dengan rasa masam yang segar dan ada yang memiliki rasa manis. Rasanya yang masam berasal dari kandungan asam sitrat yang ada dalam jeruk. Buah ini berasal dari Asia Timur dan Asia Tenggara.

Jeruk memiliki pohon berukuran kecil, termasuk dalam tanaman perdu atau semak besar. Tinggi pohon jeruk 2 hingga 15 m dengan batang atau ranting yang berduri panjang tetapi tidak rapat. Daun jeruk berwarna hijau dengan permukaan umum licin dan agak berminyak. Bunganya tunggal atau dalam kelompok, memiliki lima mahkota bunga (kadang-kadang empat) dengan warna putih atau kuning pucat, jumlahnya banyak, dan memiliki aroma yang sangat harum. Jeruk mempunyai ukuran yang bermacam-macam dengan diameter 2 hingga 30 cm berganting jenis jeruknya.


Cara Menanam Buah Jeruk

  • Syarat Tumbuh

Jeruk bisa tumbuh dalam ketinggian 0-400 meter dpl dengan keadaan iklim yang baik bagi tanaman jeruk adalah pada kisaran suhu udara 25 °C – 30 °C atau biasnya 20 °C, dengan curah hujan kurang dari 100 mm/bulan atau 1200 mm/tahun dengan kelembaban udara 50 % – 85% dengan minimal 3 bulan kering. Seharusnya jeruk ditanam di tempat yang terbuka atau mendapat sinar matahari dan apabila ditanam di dataran tinggi dapat menyebabkan kulit menjadi tebal dan rasa jeruk menjadi pahit. Keadaan tanah yang baik untuk ditanami jeruk adalah tanah yang gembur, memiliki kandungan bahan organik yang tinggi, memiliki irigasi dan drainase yang baik, dengan nilai kemasaman (pH) 6-7.


  • Pembibitan

Jeruk bisa ditanam dengan dua cara yaitu cara generatif dan cara vegetatif. Generatif adalah menanam dengan biji sedangkan cara vegetatif menggunakan cara stek atau penyambungan tunas pucuk adajuga cara okulasi.


  • Lahan Tanam Dan Penanaman Bibit

Tempat yang dipakai untuk menanam jeruk harus dibersihkan dari rumput liat dahulu baik dengan menggunakan herbisida maupun dengan cara di cangkuli. Selanjutnya buatlah lubang dengan ukuran 50 cm x 50 cm. Jarak antar lubang sekitar 5×6 Meter atau disesuaikan kemudian setelah selesai membuat lubang basahi lubang dan beri pupuk kandang dan NPK atau campur dengan urea,TSP, atau KCL dibagian dasar lubang kemudian masukan bibit kedalam lubang kemudian tutup lagi menggunakan tanah galian setelah itu siram tanah dengan air lalu pasang tajuk dan ikat batang bibit jeruk pada tajuk dengan menggunakan tali.


  • Perawatan Tanaman

  1. Penyiraman atau pengairan

Lakukan penyiraman atau pengairan secara rutin yaitu pada pagi dan sore tergantung kondisi tanah. Jika umur jeruk kurang lebih 3 bulan member air bisa dilakukan 3 smpai 4 hari sekali. Pada musim kemarau penyiraman dapat dilakukan sekali dalam seminggu, jika air kurang tersedia bisa dilakukan penggemburan kembali pada tanah menggunakan mulsa. Penyiraman tersebut tidak boleh sampai menggenangi batang pohon.


  1. Penyiangan

Apabila gulma sudah mulai muncul sebaiknya cepat dilakukan penyiangan.


  1. Pemupukan

Pemupukan dilakukan setiap tumbuhan bertambah umur dan jumlahnya semakin meningkat. biasanya pupuk yang digunakan adalah pupuk kandang, dolomit, urea, ZA, TSP, dan ZK.


  1. Pembubuhan Tanah

Apabila menanam jeruk diarea berlereng pasti tumbuhan tersebut akan terkena dampak erosi, pembubuhan atau penambahan tanah perlu dilakukan.


  1. Pemangkasan

Pemangkasan perlu dilakukan untuk membentuk kanopi dan menghilangkan cabang yang sudah tidak produktif serta kering. Agar ranting dari pemotongan tidak terserang hama atau pun penyakit sebaiknya tutup dengan lilin atau fungisida, bisa juga sebelum memangkas gunting dicelupkan pada larutan alkohol atau klorox.


  1. Penjarangan Buah

Penjarangan buah perlu dilakukan agar ranting pada pohon tidak patah dan tetap terjaga kualitas buahnya. Biasanya dalam 1 tangkai terdapat lebih dari 3 buah, hal tersebut dapat menyebabkan ranting patah jika di biarkan sebaiknya kurangi jumlah buah dalam setiap tangkai, buang buah yang tidak terkena sinar matahari, buah yang memiliki penyakit atau busuk. Usahakan paling tidak dalam setiap tangkai tidak lebih dari 3 buah.


  1. Penanganan Hama Dan penyakit

Hama yan sering menyerang tanaman buah Jeruk antara lain Kutu loncat (Diaphorina citri), Kutu daun (Toxoptera citridus aurantii, Aphis gossypii), Ulat peliang daun (Phyllocnistis citrella). Penyakit yang sering menyerang tanaman buah jeruk antara lain Embun Tepung (Disebabkan oleh jamur Odidium tingitanium), Kudis (Disebabkan oleh jamur Sphaceloma fawcetti),Busuk Buah (dikarnakan jamur Penicillium spp. Phytophtora citriphora, Botryodiplodia theobromae), Buah Gugur Prematur (Disebabkan oleh jamur Fusarium sp. , Colletotrichum sp., Alternaria sp.). Hama dan penyakit yang menyerang tanaman buah jeruk dapat diatasi dengan melakukan pengendalian dengan cara penyemprotan fungisida atau yang lain sesuai dengan ketentuan.


  • Panen

Pemanenan buah jeruk dapat dilakukan setelah 8 bulan setelah berbunga. pemanenan dapat dilakukan cara memotong bagian tangkai menggunakan gunting agar kualitas jeruk dapat terjaga. Setiap pohon rata-rata mampu menghasilkan 300 hingga 500 buah per tahunnya.


Cara Menanam Jeruk Dalam Pot

  • Persiapkan Media Tanam Pada Pot Maupun Polybag

Langkah pertama menanam jeruk di pot:

  1. Pot yang dipakai sebaiknya yang berbahan plastik, porselen maupun dari bahan kayu yang dapat kita sesuaikan dengan ukuran bibit buah jeruk yang akan kita tanam selanjutnya.
  2. Untuk tanah nya sendiri yaitu tanah yang dicampur dengan pupuk atau pasir.
  3. Hal lain yang perlu kita perhatikan adalah tanah harus benar-benar basah. Tanah yang sudah dibuat lubangi harus diberikan campuran pupuk kandang, urea maupun KCL dengan perbandingannya 2:2:1.

  • Bibit Jeruk

 Kemudian, berikut ini adalah kriteria bibit jeruk yang bisa tumbuh subur:

  • Sebelumnya, untuk bibit yang ingin ditanam sebaiknya gunakan bibit buaah jeruk yang dihasilkan dari okulasi yang biasanya dapat kita temukan pada toko tanaman.
  • Jika ingin menanam pada lahan, maka hindari menanam benih jeruk yang dekat pada pohon besar, agar pertumbuhan akar pohon jeruk yang akan kita tanam tidak terganggu.

  • Penanaman Bibit Jeruk

Berikut adalah cara menanam jeruk di dalam pot

  1. Penanaman bibit buah jeruk, bila didalam pot terdapat lubang besar, maka sebaiknya di bagian lubang tersebut ditutup dengan menggunakan pecahan genting.
  2. Selanjutnya tutuplah dengan dengan tanah hingga sepertiga bagian pot.
  3. Bibit yang ada pada pot sebelumnya harus dipangkas sebagian pada bagian akarnya.
  4. Letakan bibit yang telah dipangkas sebagian akarnya pada pot yang telah diberi lubang pada bagian tengahnya.
  5. Setelah bibit diletakkan tutuplah lubang yang tersisa hingga memenuhi lubang tersebut.
  6. Setelah itu, siramlah bibit yang telah di taruh ke dalam pot tadi dengan air secukupnya, jangan menyiram terlalu banyak karena dapat menyebabkan bibit layu dan akhirnya mati.

  • Pemupukan Tanaman Jeruk

Menanam jeruk berikutnya dengan memberi pupuk agar jeruk tumbuh subur dan berbuah. Untuk proses pemupukan, pupuk yang diberikan dapat berupa pupuk organik maupun pupuk nonorganik. Sebenarnya untuk tanaman lebih disarankan untuk menggunakan pupuk organic seperti pupuk kandang dan kompos yang dapat memperbaiki struktur tanah, banyak mengandung nutrisi, mencegah erosi tanah dan juga tentunya lebih ekonomis, karena pupuk organik dapat kita buat dari sisa-sisa sayuran, buah-buahan, maupun daun-daunan yang banyak kita jumpai setiap harinya.

  • Memberikan pupuk pada tanaman jeruk ukurannya tidak sama tergantung dengan usia dan juga jenis buah jeruk yang ditanam itu sendiri
  • Sekitar satu sampai dua tahun dari bibit yang ditanam, bibit jeruk membutuhkan tiga kali pemupukan selama setahun yaitu saat usia 6 bulan, 9 bulan dan 12 bulan.
  • Pupuk yang diberikan, ditaburi pada tanaman jeruk, lalu ditumpuk dengan tanah denga ketebalan sekitar 10cm.

  • Pengairan

Jangan sampai lupa untuk menyiram jeruk kalian dengan benar dan cukup:

  • Tanaman jeruk akan tumbuh subur pada suhu udara yang lembab dengan curah hujan yang cukup. Disaat musim kemarau melanda, sebaiknya pengairan dilakukan dengan baik agar tanaman tidak kering dan kesegarannya dapat terjaga dengan baik.
  • Pohon jeruk membutuhkan Air yang cukup banyak saat pertama penanaman, penyiraman pada pohon ini harus dilakukan 2 kali dalam sehari, waktu yang baik saat penyirman adalah saat pagi hari maupun saat sore hari.
  • Dan untuk tanah, sebaiknya digemburkan minimal 2 hingga 3 minggu sekali untuk mencegah pemadatan pada tanah, jika pemadatan terjadi, maka akan brakibat tidak sirkulasi udara tanah kurang baik.

  • Penyiangan

Selanjutnya, jangan lupa melakukan penyiangan untuk menghindari penyakit atau hama. Tanaman pengganggu disekitar tanaman jeruk akan tumbuh, maka dari itu perlu dilakukan penyiangan. Penyiangan dapat dilakukan scaara berkala seekitar minimal 3 minggu sekali. Ini harus dilakukan karena bila rumput liar dibiarkan hidup akan menyebabkan lamanya pertumbuhan tanaman jeruk. Pada pembrantasan tanaman liar juga tidak boleh dilakukan sembarangan, karena jika penyiangan dilakukan terlalu dalam maka akan mengakibatkn rusaknya akar tanaman jeruk.


  • Pengendalian Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Jeruk

Bila sudah mengetahui cara menanam jeruk dalam pot,  jangan lupa pengawasan hama dan penyakit pada tanaman jeruk. Hama dan penyakit dapat mengakibatkan kerusakan pada tanaman maupun buah jeruk. Hama juga ada yang menular, jika hama tersebut menular maka akan menularkan juga pada tanaman jeruk lain.

Untuk pencegahan dan pengurangan hama dan penyakit pada tanaman jeruk, maka sebaiknya kita melakukan penginfusan dengan menggunakan Teramycin yang dapat mengurangi hama dan juga penyakit pada tumbuhan. Jangan hanya melakukan penginfusan dengan Teramycin, kita juga bisa melakukan pemangkasan penyakit sekecil mungkin. Pemangkasan dilakukan supaya hama dan penyakit tidak menyebar lebih luas pada tanaman jeruk.


  • Pemanenan Buah Jeruk

Saat panen, kita dapat melihat buah yang sudah siap untuk dipanen yaitu memiiliki ciri-ciri 8 bulan dari saat bunga mekar, jika si tekan buah tidak terlalu keras, bagian pada bawah buah jika ditekan akan terasa lunak, jika dijentik dengan jari tidak berbunyi nyaring, dan berwarna kuning. Jangan pernah memanen jeruk  sampai melewati saat panen karena bila buah terlalu lama di pohon maka sari buah akan berkurang dan energi pun banyak dikuras dari pohon, sehingga dapat mengganggu kualitas buah pada musim panen selanjutnya.

Demikian sedikit pembahasan mengenai 8 Cara Menanam Pohon Jeruk Dalam Pot semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami. Jika kalian merasa ulasan kami bermanfaat mohon untuk dishare 🙂

Baca juga artikel lainnya tentang: