4 Makanan Ikan Lele Agar Cepat Besar dan Cepat Panen!!!

4 Makanan Ikan Lele Agar Cepat Besar dan Cepat Panen!!! – Ikan lele merupakan jenis ikan yang mempunyai banyak nama dan julukan yang berbeda beda pada setiap negara, bahkan di indonesia ikan lele mempunyai nama yang berbeda pada beberapa daerah, karena ikan lele termasuk kedalam jenis ikan yang mempunyai banyak species.

Akan tetapi secara ilmiah ikan lele lebih dikenal dengan nama clarias, berasal dari kata chlaros bahasa yunani yang berarti kuat atau lincah sesuai dengan kenyataannya dialam bebas ikan lele memang terkenal lincah dan mampu bertahan hidup meskipun dalam kondisi air dan kadar oksigen yang minimum, karena ikan lele memiliki alat pernapasan tambahan berupa labirin.

Ikan lele mempunyai ciri tubuh memanjang atau lonjong, kulit tubuhnya licin dan tidak bersisik karena dilindungi oleh cairan pelindung, sirip punggungnya memanjang pada bagian punggung dan terkadang menyatu dengan ekor, sementara dibagian bawah perut juga terdapat sirip anus yang memanjang hingga ke ekor.

Tidak seperti tubuhnya yang lonjong, bagian kepala lele cenderung lebih gepeng dan dilindungi oleh tulang yang sangat keras, matanya terlihat hitam dan kecil disisi kiri dan kanan kepala, berada di belakang kumis atau yang sering disebut sebagai sungut peraba yang berjumlah delapan, empat disisi kiri dan empat lainnya disisi kanan, pada bagian dada, ikan lele memiliki dua buah patil, yaitu sirip yang terdiiri dari tulang yang keras dan lancip.

Ikan lele biasa hidup di perairan air tawar, seperti sungai, rawa dan telaga, bahkan ikan lele juga mampu bertahan hidup di selokan got daerah perkotaan yang sudah tercemar. Ikan lele adalah jenis ikan yang lebih aktif dimalam hari, pada habitat aslinya dialam ikan lele akan memijah pada saat musim penghujan.

Sekitar tahun 2004 munculah strain baru lele dumbo keluaran BBPBAT Sukabumi yang diberi nama lele sangkuriang, indukan lele dan bibit lele sangkuriang telah membawa pencerahan kepada banyak pelaku usaha ternak lele hingga sekarang, pasalnya baik indukan maupun benih lele sangkuriang mempunyai banyak keunggulan setelah melalui proses perbaikan genetik, disamping daya tahan tubuh lebih kuat terhadap penyakit, benih atau bibit lele sangkuriang juga bisa tumbuh lebih cepat, serta memiliki telur yang banyak.


Pakan Ikan Lele dan Cara Pemberiannya

4 Makanan Ikan Lele Agar Cepat Besar dan Cepat Panen!!!

Kamu harus perhatikan Food Ratio Convertion (FCR) pada kemasan pakan. Yang dimaksud FCR yakni perbandingan jumlah pakan dan pertumbuhan daging. FCR pakan yang baik biasanya kurang dari satu. Jadi, makin kecil FCR, maka makin bagus kualitasnya.

Ada banyak jenis alternatif pakan lele alami cepat besar dan cepat panen yaitu sebagai berikut:

  • Pakan Utama : Pelet.
  • Pakan Tambahan (alternatif) agar lebih hemat dan hasil lebih bagus.

Anda harus memperhatikan juga cara pemberian pakannya. Salah cara bisa-bisa lele mati. Hal ini akan saya bahas di video pada  bagian pakan tambahan.  Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.


Syarat Pakan Lele

Ikan lele merupakan salah satu hewan air omnivora. Hewan pemakan apa saja, baik dari tumbuhan maupun daging.

Kandungan gizi minimal yang wajib ada dalam pakan utama, yakni minimal 20% protein, 4-20% lemak dan 10-15% karbohidrat. Sisanya adalah mineral dan vitamin. Cerdaslah dalam memilih agar tidak terkecoh, terutama perhatikan tanggal kadaluarsanya.

Aturan pemberian pakan utama sekitar 2-5% dari bobot tubuh ikan lele. Sebagai contoh, bila bobotnya 70 gram, maka pakan yang diberikan sebesar 4,5 gram per-ekor. Ketika menjelang panen kurangi pemberian pakan.


Pakan Utama Ikan Lele

Lalu, pakan utama seperti apa yang bisa diberikan? Tentu saja pakan berbentuk pelet. Pelet merupakan pakan yang dibuat oleh pabrik khusus.

Campuran bahan dalam pelet biasanya dari aneka tepung, bungkil kedelai, bungkil kelapa, mineral, dedak, minyak dan macam-macam vitamin lainnya. Semuanya sudah ada takarannya, jadi kamu tidak perlu khawatir.

Namun, kamu juga mesti hati-hati dan selektif dalam memilih jenis pelet. Ketahui dahulu nama perusahaan yang memproduksinya, perhatikan komposisinya dan tanggal kadaluarsanya. Utamakan kandungan proteinnya. Pilih yang kandungannya cukup tinggi.

Di antara dua jenis pelet tersebut, pelet apung mengandung protein yang lebih tinggi daripada pelet tenggelam. Itulah mengapa kebanyakan pembudidaya ikan lele memberikan pelet tenggelam saat menjelang panen.


Pakan Tambahan / Alternatif untuk Ikan Lele

Kenapa sih harus memberikan pakan tambahan? tujuannya agar kamu lebih berhemat dalam mengeluarkan biaya pakan. Pasalnya pakan tambahan tidak harus dibeli ditoko pakan. Kamu bisa mendapatkannya dari lingkungan sekitar.

  1. Belatung

Hewan kecil bernama belatung ternyata mempunyai kandungan protein yang tinggi sehingga bagus dikonsumsi ikan lele. Asal belatung dari hewan lalat. Sangat bagus dijadikan pakan adalah belatung yang diproduksi lalat black soldier fly. Kandungan protein lalat ini mencapai 50% sesuai dengan hasil penelitian BBPBAT. Untuk mendapatkan belatung, kamu harus menyiapkan beberapa peralatan seperti, ember, daun pisang, ampas tahu, sisa ikan asing dan sedikit kotoran ayam.

Teman kita dari Sekolah Tinggi Perikanan di Bogor menceritakan tentang cara budidaya magot ini. Caranya, campurkan semua bahan tersebut dalam ember berisi air bersih dan aduk-aduk sampai rata. Tutuplah menggunakan daun pisang kering agar lalat mau bertelur di ember.

Kemudian, simpan ember tersebut di dalam tempat yang aman dari hujan dan panas. Biarkan sampai 3 minggu. Setelah tiga minggu kamu akan melihat adanya belatung dalam ember. Untuk mendapatkan 60 kg belatung, kamu membutuhkan bahan baku sekitar 100 kg. Akan tetapi jangan terlalu lama menyimpan belatung agar tidak menjadi lalat.


  1. Sisa Peternakan Ayam : Ayam Tiren dan Kotoran Ayam

Pakan tambahan lainnya yang sangat mudah dicari yakni limbah peternakan unggas. Beberapa pembudidaya ikan lele ada yang membangun kolamnya di bawah kandang ayam. Selain itu, bangkai ayam atau unggas juga dapat digunakan sebagai pakan tambahan.

Namun khusus untuk pemberian pakan berupa bangkai, ada aturan yang harus kamu patuhi agar lele tidak mudah terserang penyakit. Rebus terlebih dahulu bangkai yang akan kamu berikan pada ikan lele. Buang bulu-bulunya hingga bersih agar segala macam penyakit yang menempel hilang.

Saran pemberian yakni dengan cara menggantung bangkai memakai tali dan mencelupkan ke dalam kolam. Tulang yang tersisa harus dibuang agar tidak menyampah di dalam kolam.


  1. Ikan Rucah

Ikan rucah merupakan ikan afkir yang berukuran kecil dan tidak dapat dikonsumsi oleh manusia. Biasanya harga ikan rucah terbilang murah. Untuk pemberiannya cukup dicincang dan langsung diberikan kepada ikan lele.


  1. Keong Mas (Bekicot)

Daging keong emas dapat digunakan sebagai pakan ikan lele. Kamu dapat menemukan keong emas dikawasan persawahan.

Keong emas ini mengandung protein yang cukup tinggi. Akan tetapi untuk dapat diberikan pada ikan lele, keong emas harus diolah terlebih dahulu. Pisahkan daging dengan cangkang keong emas, kemudian cincang dagingnya dan rebuslah daging keong emas, setelah direbus dan didinginkan sejenak lalu berikan kepada ikan lele. Usahakan jumlah dan waktu pemberiannya tepat karena jika terlambat atau kurang, ikan lele akan memakan sesamanya.

Aturan Pemberian Pakan Ikan Lele

  • Memelihara ikan lele tidak semudah membalikan telapak tangan alias diperlukan keahlian khusus. Begitu juga hal yang terkait dengan pemberian pakan.
  • Pakan diberikan ketika pakan habis selalu ditambahkan lagi. Kurang lebihnya 3-4 kali dalam sehari. Apabila ikan lele masih kecil, kamu harus sering memberikan pakan. Waktu pemberian pakan yakni, pagi, siang, sore dan malam hari.
  • Paling baik memberikan pakan pada saat sore dan malam hari, karena ikan lele merupakan hewan nokturnal atau hewan yang aktif pada malam hari.
  • Anda tidak boleh terlambat dalam memberikan pakan. Berikan pakan utama terlebih dahulu yaitu pakan apung.
  • Menjelang panen, berikan pakan utama yang tenggelam. Tidak perlu disemprotkan air seperti halnya pakan apung. Cukup tebarkan pakan langsung sampai ikan terlihat sudah tidak berselera makan.

Demikian sedikit pembahasan mengenai 4 Makanan Ikan Lele Agar Cepat Besar dan Cepat Panen!!! semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami.

Baca juga artikel lainnya tentang: