10 Cara Beternak Burung Lovebird Agar Cepat Bertelur Ampuh!

Diposting pada

10 Cara Beternak Burung Lovebird Agar Cepat Bertelur Ampuh! – Burung lovebird atau bahasa Indonesia burung cinta, meski jarang diucapkan merupakan burung sosial yang selalu hidup berkelompok. Dinamakan lovebird karena pakar yang mengamati mereka melihat bahwa jika sepasang burung ini akan duduk berdekatan dan saling menyayangi satu sama lain serta betapa setianya burung ini karena mereka hanya mempunyai 1 pasangan seumur hidup mereka atau setia hingga mati.

Burung Lovebird secara fisik memang menarik karena warnanya yang cerah dan enak dipandang. Sebagian besar warna dari  burung ini adalah hijau terang meski ada beberapa yang berwarna biru maupun abu-abu atau kuning. Warna bulu mereka akan selalu berbeda dengan warna bulu kepala.

Hal inilah yang membuat burung  lovebird memanjakan mata karena kecerahan dan keindahan warna bulu mereka.Dibandingkan dengan spesies burung paruh bengkok lainnya, ukuran tubuh lovebird relatif kecil.

Karena keindahannya  inilah, banyak orang yang tertarik untuk kemudian memelihara sepasang lovebird. Sepasang tentu saja, karena mereka burung cinta. Apalagi pemeliharaan lovebird cenderung mudah. Lovebird tahan pada segala jenis cuaca, namun kondisi alam yang lebih disukai adalah lahan kering dan iklim yang panas.

Cara Bernak Burung Lovebird Agar Cepat Bertelur

√ 10 Cara Beternak Burung Lovebird Agar Cepat Bertelur Ampuh!

Berikutnya ini adalah tahap-tahapan dalam budidaya burung lovebird yang bisa kalian coba dirumah:

  1. Persiapan Tempat Budidaya Lovebird

Sebelum anda berusaha untuk melakukan ternak  budidaya burung  lovebird, tentunya hal pertama yang harus anda lakukan adalah persiapan sarana dan prasarana, dalam hal ini adalah persiapan tempat atau kandang untuk lovebird. Anda  bisa dengan mudah mendapatkan sangkar burung lovebird dipasaran.

Umumnya, kandang yang dipakai untuk melakukan ternak budidaya burung lovebird adalah yang terbuat dari besi dan berukuran persegi panjang. Namun, anda tentu  bisa memakai kandang jenis apa saja dengan bentuk apa saja  sesuai dengan selera anda. Hanya saja jangan melupakan glodok.

Glodok adalah kandang khusus yang biasanya dipakai untuk pemeliharaan lovebird karena pada habitat asalnya, burung lovebird memiliki sifat alami untuk membentuk sarang dan mengerami telur – telurnya di lubang – lubang pohon. Jadi pada dasarnya, glodok adalah buatan kandang yang dibuat agar menyerupai habitat alami dari burung lovebird. Harga dari glodok ini sebenarnya relatif murah dipasaran, dan anda juga bisa membuatnya secara manual tentunya.

  1. Memilih Indukan Lovebird

Hal kedua yang perlu anda lakukan setelah persiapan tempat adalah memilih indukan jantan dan betina yang sudah siap untuk di lakukan perkembangbiakan. Hal tersusah  dalam proses ini tentunya untuk membedakan lovebird jantan dengan lovebird betina. Bagi para pemula tentunya sangat sulit dan bahkan perlu latihan khusus untuk membedakan jenis kelamin dari lovebird ini.

Karena jika hanya dari tampilan fisik tentu akan lebih sulit, namun berikut telah kami rangkum beberapa pedoman khusus agar anda bisa membedakan jenis kelamin dari lovebird dengan mudah. Selain menentukan perbedaan jenis kelamin anda juga harus mengetahui usia dari burung lovebird untuk berkembang biak. Burung  betina akan optimal dan pass pada usia 1 tahun sedangkan lovebird jantan telah siap pada usia 8 bulan.

  • Ciri – Ciri Dari Lovebird Jantan:

Saat bertengger maka posisi kaki lovebird jantan akan lebih rapat dan tidak terlalu berjarak.Ujung sayap dari lovebird jantan akan menyatu dan seperti membentuk hurif “v”.

Tulang pubisnya akan terasa keras dan jaraknya akan lebih pendek atau menyempit jika diraba. Ekor lovebird jantan akan lebih runcing

Paruh lovebird jantan akan lebih kecil dan runcing. Lubang hidung dari burung  lovebird jantan terlihat berbentuk oval dan memanjang.

Lebih terlihat ramping dan memiliki bentuk bulu yang kurang tegas.Memiliki warna bulu yang lebih kontras dan mencolok.

  • Ciri – Ciri Lovebird Betina :

Posisi kaki betina saat bertengger akan lebih renggang atau berjarak lebih lebar, ujung sayap tidak menyatu seakan memujung dan tidak menyatu seperti mebentuk huruf “u” seperti yang terlihat digambar bentuk huruf “u”

Ekor lovebird betina akan lebih rata Paruhnya lebih lebar dan besar Lubang hidungnya terlihat berbentuk bulat Lebih berat dan besar ketimbang  jantan dan bentuk bulu lebih tegasTulang pubis akan terasa lebih lembek, dan berjarak.Memiliki warna yang lebih kusam

  1. Persiapan Perjodohan

Sebelum dimulainya perkawin dan melakukan perkembangbiakan burung lovebird. terlebih dahulu di haruskan untuk melakukan proses perjodohan. Sesuai dengan temanya, proses ini adalah proses dimana anda harus saling mengenalkan indukan jantan dan betina yang telah anda pilih sebelumnya. Dekatkan kedua jenis indukan tersebut agar mereka bisa lebih akrab dan mengenali satu sama lain.

Kalian dapat melakukan penjemuran mereka secara bersamaan dan ini dapat diyakini mempercepat proses perjodohan yang sedang terjadi, sebaiknya sebelum adanya proses ini, kalian tidak mencampur semua burung lovebird kedalam satu kandang. Karena bisa saja memicu terjadinya perkelahian. Burung lovebird biasanya suka menyerang daerah kaki hingga akan timbul kecacatan atau bahkan luka di kaki mereka.

  1. Proses Perkembangbiakan

Setelah perjodohan selesai maka induk lovebird sudah siap untuk melakukan proses perkembangbiakan maka masukkanlah burung – burung tersebut kedalam sebuah sangkar yang sama dan jangan lupa memasukkan glodok kedalamnya dan juga serpihan kayu, ranting dan pasir halus.

Mengingat para lovebird memiliki sifat alami untuk membangun sarang mereka dan bahan – bahan tersebut biasanya dijadikan sarana untuk pembangunan sarang. Lovebird berina akan lebih aktif dalam membangun sarang ketimbang lovebird jantan.

Setelah proses perkawinan terjadi maka burung  lovebird betina akan menghasilkan 4 atau 5 butir telur. Hal ini adalah jumlah telur normal burung lovebird, namun jika lovebird anda bertelur kurang dari jumlah tersebut bisa dikatan tidak normal. Namun hal ini kerap terjadi juga bagi para induk lovebird yang masih belajar bertelur.

  1. Pengeraman Telur Lovebird

Setelah proses perkembangbiakan selesai dan telah menghasilkan telur, maka lovebird betina akan mulai mengerami telur – telur mereka. Anda harus memastikan kebersihan dari kandang agar proses pengeraman berjalan optimal dan induk betina dapat fokus tanpa adanya gangguan dari luar, ketika induk sedang mengerami telurnya membutuhkan waktu sekitar 22 sampai 25 hari sebelum telur-telur tersebut menetas dan menghasilkan anakan dari lovebird.

Namun jika sampai sekitar 26 hari telur tidak kunjung menetas maka anda di wajibkan untuk memerikasa telur tersebut. Bisa jadi itu adalah telur gagal atau kopyor yang tidak akan pernah menetas. Singkirkanlah telur tersebut jika memang tidak bagus. Hal ini dilakukan agar lovebird bisa kembali bertelur.

  1. Pemberian Makan Anakan dan Induk Lovebird

Makanan para lovebird biasanya adalah millet puti, millet merah dan bahkan biji bung matahari. Sebenarnya biji bunga matahari adalah pakan yang di gemari oleh para burung lovebird, hanya saja mengandung banyak lemak dan akan menjadikan lovebird kelebihan bobot atau kegemukan. Inilah penyebab kenapa  peternak lovebird biasanya membatasi pemberian biji bunga matahari untuk lovebird.

Biasanya hanya diberikan sekitar 7 biji  hingga 10 biji saja. Sedangkan tempat makan untuk lovebird harus selalu di bersihkan tiap hari agar terhindar dari berbagai penyakit, bersihkanlah dari sisa – sisa biji yangmereka makan. Minumannya juga harus rutin di ganti setiap harinya agar tidak mudah terjangkit penyakit juga.

Lovebird yang sedang memberi makan atau merawat anaknya juga sebaiknya diberikan ekstra fooding agar nutrisinya lebih optimal. Berikanlah jangung muda dan kangkung tiap harinya. Nutrisi sangat dibutuhkan para anakan lovebird hingga anda juga harus pertimbangkan untuk memberi vitamin yang dicampur dengan minuman.

Para lovebird jantan akan melakukan penyuapan terhadap anaknya. Anda bisa melakukan penyapihan terhadap anakan lovebird dengan campuran makanan bayi dengan campuran air secukupnya. Gunakanlah jarum suntik ataupun sendok kecil dalam proses ini. Penyebab Lovebird sulit bertelur

Burung Lovebird yang sulit bertelur pada umumnya dikarenakan berapa faktor, antara lain sebagai berikut ini. Lovebird betina yang dikawinkan termasuk persilangan antara lovebird klep dengan lovebirdnon-klep. Keturunan love bird atau filial pertama hasil dari persilangan ini, yang biasa dikatakan semi-klep.

Pada umumnya telurnya bersifat infertil. Dalam bermacam kasus, burung  Lovebird betina semi-klep juga tidak berhasil menghasilkan telur. Burung  Lovebird merupakan burung monomorfik seksual, ataupun penampilan burung  Lovebird jantan serta betina tampak serupa.

Jadi, begitu dimungkinkan burung yang  akan berjodoh yaitu sama-sama jenis kelamin jantan. Oleh karena itu, walaupun kita tunggu hingga bertahun-tahun tentunya tidak akan pernah bertelur. Penangkar tidak punya catatan tentang umur induk lovebird, terutama induk betina. Apabila tidak mengetahui umurnya, begitu dimungkinkan burung betina yang dipakai belum mencapai umur yang tergolong dewasa.

Jadi memang belum dapat bertelur. Sebagai pilihan, pilihlah lovebird betina non-klep denagn umur 5 hingga 7 bulan. Atau pilihlah lovebird klep umur 8 hingga 12 bulan, sebagai calon induknya.

  1. Penyebab Lovebird sulit bertelur

Burung Lovebird yang sulit bertelur pada umumnya dikarenakan beberapa faktor, antara lain sebagai berikut ini. Lovebird betina yang dikawinkan termasuk persilangan antara lovebird klep dengan lovebirdnon-klep. Keturunan love bird atau filial pertama hasil dari persilangan ini, yang biasa dikatakan semi-klep.

Pada umumnya telurnya bersifat infertil. Dalam bermacam kasus lain, burung  Lovebird betina semi-klep juga tidak berhasil menghasilkan telur. Lovebird merupakan burung monomorfik seksual, ataupun penampilan Lovebird jantan serta betinatampak serupa. Jadi, begitu kemungkinan  burung yang seakan akan berjodoh yaitu sama-sama jenis kelamin jantan. Oleh sebab itu, kita tunggu hingga bertahun-tahun tentunya tidak akan pernah bertelur.

Penangkar tidak punya catatan tentang umur induk lovebird, terutama induk betina. Apabila tidak mengetahui umurnya, begitu dimungkinkan burung betina yang dipakai belum mencapai umur yang tergolong dewasa. Jadi memang belum dapat bertelur. Sebagai pilihan, pilihlah lovebird betina non-klep denagn umur 5 hingga 7 bulan. Atau pilihlah lovebird klep umur 8 hingga 12 bulan, sebagai calon induknya.

  1. Pakan Lovebird Untuk Indukan

Makanan  burung  lovebird indukan harus sangat diperhatikan karena setelah telur menetas, induk Lovebird akan menyuapi atau melolohkan makanan yang telah dikomsumsinya untuk anak-anaknya, umumnya, Jenis pakan burung  lovebird indukan adalah milet atau lifur, gabah padi, canary seed, biji bunga matahari, jewawut, kenari seed, biji sawi, kacang hijau, kacang merah, jagung muda, biji kedelai, taoge, dll.

Meski begitu, ada beberapa jenis makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh jenis burung kicau semacam lovebird ini, yaitu :

  • Makanan yang banyak mengandung gula.
  • Makanan dengan kadar minyak yang tinggi.
  • Makanan cepat saji.
  • Buah alpukat.
  • Biji kopi ataupun bubuk kopi, dan Teh.

Pakan saja tidak cukup untuk mememnuhi kebutuhan nutrisi bagi lovebird. Dulur-dulur harus menambahkan multivitamin tambahan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah serangan penyakit.

  1. Pakan Lovebird Untuk Anakan

Pakan lovebird anakan cukup berbeda dengan pakan indukannya. Hal ini dilatarbelakang  oleh kebutuhan nutrisi dan kondisi fisik anakan dan indukan yang berbeda. Pakan burung lovebird bagi anakan adalah hal yang menentukan pertumbuhannya. Cara memberi makan anakan lovebird  yaitu dengan cara memisahkan anakan dari induknya setelah memasuki usia 10-15 hari. Pakan lovebird yang diberikan bisa berupa bubur bayi instant yang di lumatkan dengan air hangat.

Untuk tahap awalan, berikan campuran pakan burung  lovebird yang tidak terlalu kental, kemudian semakin bertambahnya umur berikan pakan yang lebih kental. Jangan lupa untuk gunakan alat bantu untuk menyuapi. Beri makan dalam 4 jam sekali secara teratur. Misal: makan pertama pukul 06.00, 10.00, 14.00, 18.00, dan terakhir pukul 23.00 Pemberian Minum Untuk Lovebird

  1. Minum untuk lovebird

Teman teman harus ingat bahwa lovebird merupakan jenis burung yang menyukai air. Pemberian air minum kepada lovebird peliharaan adalah hal yang sangat penting. Jangan sampai teman teman  memiliki hewan peliharaan, namun tidak diberi pakan dan minum. Terlebih jenis burung lovebird secara alami adalah jenis burung yang menyukai air.

Air minum bagi burung  lovebird harus bersih, bukan air bekas  yang mengandung bahan-bahan berbahaya yang dapat menyebablan lovebird sakit pencernaan. Disarankan lebih baik teman teman memberikan suplemen tambahan agar daya tahan tubuh lovebird menjadi lebih tinggi.

Jangan memberikan suplemen  makanan secara sembarangan dipasaran, karena kesehatan burung dulur-dulur adalah yang utama. Tambahkan suplemen atau makanan yang telah terbukti kualitasnya dan organik seperti Suplemen Organik Cair GDM. Suplemen organik cair spesialis ternak GDM adalah supplemen organik yang mengandung bakteri baik.

Bakteri yang terkandung dalam suplemen atau makanan organik cair ternak GDM mampu membantu penyerapan nutrisi secara maksimal sehingga nafsu makan menjadi lebih tinggi dan meminimalisir terjadinya stress. Salah satu faktor penentu agar menernak lovebird agar dapat bertelur dengan cepat yaitu lovebird memiliki nafsu makan yang tinggi dan tidak stress.

Demikian sedikit pembahasan mengenai 10 Cara Beternak Burung Lovebird Agar Cepat Bertelur Ampuh! semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami.

Baca juga artikel lainnya tentang:

10 Cara Beternak Burung Lovebird Agar Cepat Bertelur Ampuh!
5 (100%) 10 vote[s]