Contoh Analisis Usaha Budidaya Ikan Manfish

Diposting pada

ikan manfish

Analisis Usaha Budidaya Ikan Manfish – Analisis usaha adalah perhitungan yang dibuat untuk menentukan apakah usaha budidaya ikan ini layak atau tidak secara ekonomis.

Variabel yang digunakan untuk menentukan kelayakan tersebut adalah biaya tetap dan biaya tidak tetap.

Biaya tetap adalah biaya yang tidak mengalami perubahan dalam suatu periode produksi tertentu, sedangkan biaya tidak tetap adalah biaya yang dapat mengalami perubahan pada suatu periode usaha produksi dan berakibat pada perubahan nilai usaha.

Parameter yang digunakan dalam analisis usaha ini meliputi titik impas (Break-Even Point), ratio keuntungan terhadap biaya (R/C ratio), dan periode pulang modal (Pay Back Periode).

Biaya atau harga bahan dan peralatan yang dicantumkan dalam analisis ini menggunakan harga saat ini untuk wilayah Bandarlampung.

Dengan mengetahui hasil analisis usaha ini dapat diprediksi apakah usaha pembudidayaan Ikan Manfish menguntungkan atau tidak secara ekonomi.

Contoh Mudah Analisis Usaha Budidaya Ikan Manfish

Biaya Tetap

[table id=119 /]

Keterangan

  • Periode usaha 5 bulan.
  • Nilai susut 5/24 x total harga.

Biaya Tidak Tetap

[table id=120 /]

  • Biaya Total/periode

    Biaya penyusutan + biaya tidak tetap

=   Rp 449.370 + Rp 3.556.000

=   Rp 4.005.370

  • Jumlah benih yang dihasilkan

Jumlah produksi telur = jumlah induk x HR

=  5 induk x 50 %

=  2000 x 50

100

= 1000 ekor

Jumlah produksi telur 4 x pemijahan/periode

= 1000 ekor x 4 = 4000 ekor

Total Benih 1 periode/pemijahan  = 1000 ekor x 60%

= 1000 ekor x 60

100

= 600 ekor

Total produksi benih/siklus = 600 x 4 = 2400 ekor

  • Hasil penjualan 1 siklus

                = 2400 ekor x Rp 3.000

                = Rp 7.200.000

  • Pendapatan

=   penerimaan – biaya produksi

=   Rp 7.200.000 – Rp 4.005.370  =   Rp 3.194.630

R/C

Penerimaan     :  Biaya Produksi

=  Rp 7.200.000 : Rp 4.005.370  =  Rp  1,79

Artinya:  setiap investasi sebesar Rp 1,00 akan menghasilkan Rp 1,97

BEP (ekor) =  Total Biaya Tetap

harga jual/ekor – biaya tidak tetap/ekor

=   Rp 2.157.000

Rp 3000 – 3.556.000

2400

=   Rp 2.157.000

3000 – 1481

=   Rp 2.157.000       =    1420 ekor

1594

Artinya: titik impas baru dicapai jika menghasilkan 1420 ekor

BEP (Rp)   =                     total biaya tetap

1- (biaya tidak tetap : hasil penjualan)

=           Rp 2.157.000

1- (3.556.000 : 7.200.000)

=     Rp 2.157.000

1- 0,49

=      Rp 2.157.000

0,51

=     Rp 4.229.411

Artinya: titik impas baru dicapai jika menghasilkan penerimaan sebesar Rp 4.229.411

Demikian sedikit pembahasan mengenai Contoh Analisis Usaha Budidaya Ikan Manfish semoga dengan adanya pembahasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan untuk kita semua, dan kami ucapkan Terima Kasih telah menyimak ulasan kami.

Baca juga artikel tentang :